Ekonomi Global
IHSG diprediksi menguat di tengah perhatian kebijakan The Fed
Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada Rabu (14/1/2026) di tengah sentimen positif dari bursa Asia. Pelaku pasar mencermati arah kebijakan suku bunga The Fed pasca data inflasi AS yang stabil. Analis memproyeksikan potensi reli terbatas dengan level support dan resistance tertentu.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada Kamis pagi, mengikuti sentimen positif bursa global setelah Presiden AS Donald Trump mencabut ancaman tarif terhadap Uni Eropa terkait sengketa Greenland. IHSG naik 41,83 poin atau 0,46 persen menjadi 9.052,16. Kebijakan ini meredam volatilitas yang dipicu retorika Trump sebelumnya.
Dilaporkan oleh AI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 30,60 poin atau 0,35 persen menjadi 8.778,73 pada Senin (5/1/2026), meskipun sentimen negatif dari konflik antara Amerika Serikat dan Venezuela. AS dilaporkan menyerang Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro beserta istrinya atas tuduhan terorisme dan narkoba. Analis memprediksi potensi kenaikan lanjutan jika IHSG menembus level resistensi tertentu.
Anglo American dan Teck Resources sepakat untuk merger senilai 50 miliar dolar di sektor tembaga. Kesepakatan ini bertujuan menciptakan pemain utama dalam pertambangan global.