JWST

Ikuti

Para astronom telah mengidentifikasi sistem planet langka sejauh 190 tahun cahaya dari Bumi yang menampilkan Jupiter panas berbagi orbit dengan mini-Neptunus yang lebih dekat ke bintangnya. Konfigurasi ini dulunya dianggap hampir mustahil. Pengamatan baru dari Teleskop Luar Angkasa James Webb memberikan wawasan baru tentang bagaimana planet-planet tersebut terbentuk.

Dilaporkan oleh AI

Para astronom yang menggunakan Teleskop Luar Angkasa James Webb telah mendeteksi awan es air yang tebal di Epsilon Indi Ab, sebuah raksasa gas dingin yang menyerupai Jupiter. Temuan yang dipimpin oleh peneliti di Max Planck Institute for Astronomy ini mengungkapkan kadar amonia yang lebih sedikit dari perkiraan di atmosfer planet tersebut. Hal ini menantang model yang ada dan memajukan teknik untuk mempelajari dunia yang jauh.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak