Penelitian Ilmiah
Studi menemukan “Miracle Mineral Solution” membunuh bakteri hanya pada tingkat yang juga merusak sel manusia
Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi
Peneliti di Universitas Medis Wroclaw melaporkan bahwa natrium klorit yang diasamkan—yang dijual secara online sebagai “Miracle Mineral Solution” (MMS)—dapat menghancurkan bakteri dan biofilm, tetapi hanya pada konsentrasi yang juga merusak sel manusia dan dapat membahayakan mikrob usus yang bermanfaat. Tim memperingatkan bahwa campuran buatan rumah sangat berisiko karena dosis dapat bervariasi secara luas, dan menyatakan tidak ada bukti ilmiah kuat yang mendukung MMS sebagai pengobatan untuk penyakit seperti kanker, autisme, atau COVID-19.
Para peneliti di Columbia University telah mengidentifikasi mekanisme tepat mengenai bagaimana peningkatan kadar karbon dioksida mendinginkan atmosfer bagian atas. Temuan ini menjelaskan pendinginan stratosfer yang telah diamati selama beberapa dekade di tengah pemanasan permukaan bumi. Studi mereka diterbitkan dalam jurnal Nature Geoscience.
Dilaporkan oleh AI
Chinese researchers say a glucose-based feed supplement may improve lamb growth and meat quality in cold, arid regions where seasonal feed shortages limit production. A team from the Northwest Institute of Eco-Environment and Resources under the Chinese Academy of Sciences found that adding rumen-protected glucose (RPG) to sheep diets improved growth and increased intramuscular fat, a key indicator of meat quality.
Peneliti di Universitas Buffalo telah memperluas aproksimasi Wigner yang dipotong untuk mensimulasikan sistem kuantum kompleks pada laptop biasa, melewati kebutuhan superkomputer. Kemajuan ini, yang dirinci dalam studi September di PRX Quantum, menyederhanakan dinamika kuantum untuk aplikasi dunia nyata. Metode ini menargetkan dinamika spin dissipatif, membuat fisika lanjutan dapat diakses oleh lebih banyak ilmuwan.
Dilaporkan oleh AI
Sebuah studi baru mengungkapkan bahwa pria yang lebih tua mewariskan mutasi genetik penyebab penyakit yang jauh lebih banyak kepada anak-anak mereka karena proliferasi cepat sel batang sperma mutan. Peneliti menemukan bahwa proporsi sperma yang bermutasi meningkat tajam seiring usia, dari 1 dari 50 untuk pria di awal usia tiga puluhan hingga hampir 1 dari 20 pada usia 70 tahun. Fenomena ini, yang didorong oleh mutasi 'egois', meningkatkan risiko gangguan parah pada keturunan.