Penelitian Ilmiah
Studi menemukan “Miracle Mineral Solution” membunuh bakteri hanya pada tingkat yang juga merusak sel manusia
Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi
Peneliti di Universitas Medis Wroclaw melaporkan bahwa natrium klorit yang diasamkan—yang dijual secara online sebagai “Miracle Mineral Solution” (MMS)—dapat menghancurkan bakteri dan biofilm, tetapi hanya pada konsentrasi yang juga merusak sel manusia dan dapat membahayakan mikrob usus yang bermanfaat. Tim memperingatkan bahwa campuran buatan rumah sangat berisiko karena dosis dapat bervariasi secara luas, dan menyatakan tidak ada bukti ilmiah kuat yang mendukung MMS sebagai pengobatan untuk penyakit seperti kanker, autisme, atau COVID-19.
Egypt’s Agricultural Research Centre has secured second place in the Middle East and North Africa in the 2025 Scimago regional rankings for research centres, according to the Ministry of Agriculture and Land Reclamation. The announcement came during a scientific event organised by the Ministry of Higher Education and Scientific Research in collaboration with Elsevier and the Arab Federation for Research Councils. The ranking highlights the centre’s growing research performance and its role in achieving food security.
Dilaporkan oleh AI
Para peneliti telah mengembangkan alat pencitraan bioluminesen baru yang memungkinkan neuron bercahaya dari dalam, memungkinkan pengamatan aktivitas otak secara real-time tanpa laser eksternal. Inovasi ini, yang disebut CaBLAM, mengatasi keterbatasan metode fluoresensi tradisional dengan menyediakan rekaman yang lebih jelas dan tahan lama pada hewan hidup. Alat ini menjanjikan wawasan lebih dalam tentang fungsi saraf dan aplikasi potensial di luar otak.
Sebuah studi baru menunjukkan bahwa Gletser Thwaites di Antartika telah melewati titik kritis yang tidak dapat dibalik, yang berpotensi mempercepat kenaikan permukaan laut global. Peneliti menganalisis puluhan tahun data satelit untuk mencapai kesimpulan ini. Temuan tersebut menyoroti risiko mendesak yang ditimbulkan oleh perubahan iklim di wilayah kutub.
Dilaporkan oleh AI
Sebuah tim astrofisikawan telah mengidentifikasi karakteristik potensial baru materi gelap melalui simulasi canggih. Temuan tersebut, yang dirinci dalam studi terbaru, menunjukkan bahwa materi gelap mungkin berinteraksi lebih kuat dengan materi biasa daripada yang diperkirakan sebelumnya. Hal ini dapat membentuk ulang pemahaman kita tentang komposisi alam semesta.