Eksekutif Unitary
Supreme Court hears arguments in Trump v. Slaughter case on firing FTC commissioner
Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi
The Supreme Court heard oral arguments on December 8, 2025, in Trump v. Slaughter, a case examining whether President Donald Trump may remove Federal Trade Commission member Rebecca Kelly Slaughter without cause. The justices’ questions suggested a sharp divide over limits on presidential power and the future of a 90‑year‑old precedent that has helped insulate independent agencies from at‑will firings.
Mahkamah Agung AS diharapkan akan mendengar argumen dalam Trump v. Slaughter, sebuah kasus yang menguji wewenang presiden untuk memberhentikan anggota lembaga independen. Sengketa ini berpusat pada apakah Presiden Donald Trump dapat secara sah memberhentikan anggota Komisi Perdagangan Federal Rebecca Slaughter, sebuah keputusan yang dapat memiliki implikasi luas bagi keseimbangan kekuasaan antara cabang eksekutif dan Kongres.
Dilaporkan oleh AI
Mahkamah Agung AS memulai masa jabatannya yang baru minggu ini, menyiapkan panggung untuk kasus yang dapat memperluas kekuasaan presiden dengan membatalkan preseden lama tentang kemandirian lembaga eksekutif. Ketua Mahkamah John Roberts telah meletakkan dasar untuk ini melalui putusan sebelumnya yang memajukan teori eksekutif unitaris. Perkembangan ini sejalan dengan tujuan dalam Project 2025, rencana yang terkait dengan mantan Presiden Donald Trump.