Virus
Protein yang berubah bentuk membantu menjelaskan bagaimana virus rabies menguasai sel inang
Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi
Peneliti Australia melaporkan bahwa protein virus rabies berubah bentuk dan mengikat RNA untuk mengakses kompartemen seluler mirip cairan, menawarkan penjelasan menyatukan tentang bagaimana virus tersebut menjalankan kontrol luas dengan sedikit gen. Karya tersebut, diterbitkan pada 29 Oktober 2025 di Nature Communications, dapat menginformasikan antiviral dan vaksin masa depan, kata tim tersebut.
Sebuah studi baru mengungkapkan bahwa virus raksasa, seperti mimivirus, mengkode bagian dari mesin pembuat protein seluler, memungkinkan mereka mengarahkan inang amoeba mereka dengan lebih efektif. Kemampuan ini mengaburkan garis antara entitas hidup dan non-hidup. Peneliti menyarankan bahwa hal itu meningkatkan produksi virus bahkan dalam kondisi stres.
Dilaporkan oleh AI
Para ilmuwan telah mengidentifikasi virus RNA manusia paling tua yang dikonfirmasi di jaringan paru-paru dari seorang wanita yang meninggal di London sekitar tahun 1770-an. Rhinovirus, yang menyebabkan pilek biasa, direkonstruksi dari materi genetik yang terfragmentasi yang diawetkan dalam alkohol. Penemuan ini membuka kemungkinan baru untuk mempelajari evolusi virus RNA dalam sejarah manusia.