Ahmad Sahroni kembali menjabat wakil ketua Komisi III DPR

Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem, Ahmad Sahroni, kembali ditetapkan sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI pada rapat pleno di Jakarta, Kamis, 19 Februari 2026. Penetapan ini menggantikan Rusdi Masse Mappasessu yang telah keluar dari NasDem. Sahroni sebelumnya dinonaktifkan karena pernyataan kontroversial.

Pada rapat pleno yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada 19 Februari 2026, Ahmad Sahroni dari Fraksi NasDem ditetapkan kembali sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Komisi ini membidangi urusan politik, hukum, dan keamanan.

Sahroni sebelumnya dinonaktifkan oleh Partai NasDem dan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI akibat pernyataannya yang kontroversial pada akhir Agustus 2025. Saat itu, ia dipindahkan ke Komisi I DPR RI, dan jabatannya digantikan oleh Rusdi Masse Mappasessu. DPP Partai NasDem juga menonaktifkan Sahroni beserta Nafa Urbach karena pernyataan yang dianggap menyimpang dari perjuangan partai. MKD menjatuhkan sanksi nonaktif selama enam bulan, dihitung sejak penonaktifan oleh partai.

Rusdi Masse kemudian keluar dari NasDem dan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), membuka posisi untuk Sahroni kembali. Penetapan ini berdasarkan surat dari Pimpinan Fraksi NasDem DPR RI Nomor F-NasDem/107/DPR RI/II/2026 tanggal 12 Februari 2026.

Dasco menyatakan, "Maka pimpinan Komisi III DPR dari Fraksi NasDem mengalami perubahan dari yang semula Saudara Rusdi Masse Mappasessu A24 digantikan Ahmad Sahroni A384." Ia kemudian meminta persetujuan anggota Komisi III, yang menjawab "Setuju."

Sahroni mengucapkan terima kasih kepada Dasco dan anggota Komisi III lainnya, serta menyampaikan ucapan selamat memasuki Bulan Ramadhan. "Terima kasih untuk Pimpinan MKD yang telah menyidangkan saya dan mudah-mudahan saya menjadi lebih baik ke depannya," kata Sahroni.

Dengan penetapan ini, susunan pimpinan Komisi III DPR RI menjadi: Ketua Habiburokhman (Fraksi Gerindra), Wakil Ketua Dede Indra Permana Sudiro (Fraksi PDIP), Wakil Ketua Ahmad Sahroni (Fraksi NasDem), dan Wakil Ketua M. Rano Alfath (Fraksi PKB).

Artikel Terkait

Illustration of Perry Warjiyo's resignation as Bank Indonesia governor, showing the formal handover to Destry Damayanti as acting governor.
Gambar dihasilkan oleh AI

Perry Warjiyo Resigns as Bank Indonesia Governor

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Perry Warjiyo voluntarily resigned as governor of Bank Indonesia on July 25, 2026 for personal reasons. Destry Damayanti was appointed acting governor of BI.

A video of DPRD Jember member Achmad Syahri Assidiqi playing games and smoking during a Commission D meeting on stunting and health issues on 11 May 2026 has gone viral on social media.

Dilaporkan oleh AI

PSI chairman Kaesang Pangarep announced plans for the party's supervisory board to visit grassroots areas at the end of June 2026 during a regional coordination meeting in Palembang.

A day after submitting its 7-volume report to President Prabowo Subianto, the Commission for the Acceleration of Polri Reform (KPRP) outlined concrete proposals for police-chief career paths and limits on civil-service posts at a May 6 press conference in South Jakarta.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak