Aircapture dan Almanac Beer Co. luncurkan bir dengan karbon dioksida atmosfer

Aircapture dan Almanac Beer Co. telah merilis Flow – Clean Air Edition, yang disebut sebagai bir komersial pertama yang dikarbonasi dengan 99,999% CO₂ murni yang ditangkap dari atmosfer. Inisiatif ini bertujuan untuk menstabilkan pasokan CO₂ tempat pembuatan bir dan mengurangi ketergantungan pada sumber berbasis bahan bakar fosil.

Pada 23 Maret 2026, Aircapture dan Almanac Beer Co. mengumumkan peluncuran Flow – Clean Air Edition. Produk ini menandai bir komersial pertama yang menggunakan karbonasi dari CO₂ dengan tingkat kemurnian 99,999% yang ditangkap langsung dari atmosfer melalui teknologi penangkapan udara langsung, menurut laporan Brewbound yang mengutip siaran pers perusahaan tersebut. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi tempat pembuatan bir dengan menyediakan sumber CO₂ yang andal, sehingga mengurangi kebutuhan akan CO₂ yang berasal dari bahan bakar fosil. Brewbound mendeskripsikan bir ini sebagai langkah menuju pengadaan berkelanjutan dalam industri pembuatan bir. Tidak ada detail tambahan mengenai skala produksi, ketersediaan, atau harga yang diberikan dalam pengumuman tersebut.

Artikel Terkait

Para peneliti di ETH Zurich telah mengembangkan butiran biodegradable dari limbah produksi susu dan tahu yang mampu menangkap karbon dioksida dari udara lebih efisien dibandingkan banyak metode yang ada saat ini. Material berbasis protein ini melepaskan gas pada suhu ruangan dengan penggunaan energi yang minimal.

Dilaporkan oleh AI

Zhiyu Aerospace Technology, also known as Z-Trak Space, announced a collaboration to develop a cold-launch system using supercritical carbon dioxide for small rockets.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak