Amazon mengaitkan keputusannya untuk merilis model Fire Stick baru tanpa dukungan sideloading dengan kekhawatiran keamanan terkait malware pada aplikasi pihak ketiga. Perusahaan tersebut memperkenalkan perangkat yang menjalankan sistem operasi Vega OS, yang memblokir instalasi aplikasi dari luar Appstore miliknya. Para pejabat menunjuk risiko yang terkait dengan perangkat lunak pembajakan sebagai faktor utama.
Aidan Marcuss, wakil presiden Fire TV, periklanan, dan Appstore, menyatakan bahwa aplikasi yang memfasilitasi pembajakan dapat membawa malware. Ia menambahkan bahwa terdapat bukti adanya kode yang tidak diinginkan dalam aplikasi yang di-sideload, meskipun tidak ada kasus spesifik mengenai bahaya bagi pengguna Fire Stick yang dirinci.
Perubahan ini terjadi setelah bertahun-tahun menuai kritik dari penyedia konten termasuk Sky Sports, Premier League, dan DAZN. Laporan Enders Analysis tahun 2025 memperkirakan Fire Stick memfasilitasi pembajakan streaming senilai miliaran dolar, terutama untuk acara olahraga langsung.
Perangkat berbasis Vega OS mendukung lebih sedikit aplikasi dibandingkan model sebelumnya, dengan sekitar 3.000 aplikasi tersedia di Inggris dibandingkan 40.000 aplikasi pada versi Fire OS. Marcuss mengatakan pelanggan masih dapat mengakses sebagian besar konten yang diinginkan. Pengembang terdaftar tetap memiliki kemampuan untuk melakukan sideload aplikasi pada perangkat baru tersebut.