Harga emas Antam mengalami penurunan mendadak sebesar Rp260.000 menjadi Rp2.860.000 per gram pada Sabtu ini. Harga buyback juga turun Rp285.000 ke Rp2.654.000 per gram. Penurunan ini terjadi setelah kenaikan signifikan sebelumnya.
Pada Sabtu, 31 Januari 2026, harga emas batangan produksi PT Antam Tbk anjlok Rp260.000 dari Rp3.120.000 menjadi Rp2.860.000 per gram, menurut pantauan di laman Logam Mulia. Harga jual kembali atau buyback juga merosot Rp285.000 dari Rp2.939.000 menjadi Rp2.654.000 per gram.
Penurunan ini terjadi sehari setelah harga emas Antam mencapai Rp3.120.000 per gram pada Jumat, 30 Januari 2026, yang merupakan lonjakan dari Rp2.488.000 per gram pada 1 Januari 2026. Lonjakan sebelumnya dipicu oleh ketegangan geopolitik global, termasuk isu Greenland dan kebijakan tarif Donald Trump, yang mendorong harga emas dunia melebihi USD 5.500 per troy ons.
Berikut harga pecahan emas Antam terbaru:
- 0,5 gram: Rp1.480.000
- 1 gram: Rp2.860.000
- 2 gram: Rp5.660.000
- 3 gram: Rp8.465.000
- 5 gram: Rp14.075.000
- 10 gram: Rp28.095.000
- 25 gram: Rp70.112.000
- 50 gram: Rp140.145.000
- 100 gram: Rp280.212.000
- 250 gram: Rp700.265.000
- 500 gram: Rp1.400.320.000
- 1.000 gram: Rp2.800.600.000
Transaksi buyback di atas Rp10 juta dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5% untuk pemegang NPWP dan 3% untuk non-NPWP, sesuai PMK No. 34/PMK.10/2017. Pembelian emas dikenakan PPh 22 0,45% untuk NPWP dan 0,9% untuk non-NPWP.
Sementara itu, harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian juga turun Rp89.000 per gram, dengan Galeri24 menjadi Rp3.171.000 dan UBS Rp3.186.000 per gram. World Gold Council mencatat peningkatan permintaan emas fisik di negara berkembang seperti Indonesia sebagai instrumen pelestarian kekayaan di tengah volatilitas global.