Harga emas Antam naik menjadi Rp 2,675 juta per gram

Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencapai Rp 2.675.000 per gram pada Kamis, 15 Januari 2026, naik Rp 10.000 dari hari sebelumnya. Kenaikan ini melanjutkan tren positif sejak 10 Januari. Harga buyback juga meningkat menjadi sekitar Rp 2.521.000 hingga Rp 2.523.000 per gram.

Pada perdagangan Kamis, 15 Januari 2026, harga emas batangan Antam dilaporkan naik menjadi Rp 2.675.000 per gram, meningkat Rp 10.000 dari Rp 2.665.000 pada hari sebelumnya. Data ini bersumber dari Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam serta laman Logam Mulia. Kenaikan harga ini merupakan bagian dari tren naik yang berlangsung sejak 10 Januari 2026.

Harga buyback emas juga mengalami peningkatan, meskipun terdapat sedikit perbedaan antar sumber: Rp 2.523.000 per gram menurut Viva.co.id, sementara Antara News melaporkan Rp 2.521.000 per gram. Transaksi harga jual emas dikenakan pajak sesuai PMK No. 34/PMK.10/2017. Untuk pembelian, dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen bagi non-NPWP. Sementara untuk penjualan kembali (buyback) dengan nominal lebih dari Rp 10 juta, tarifnya 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP, yang dipotong langsung dari total nilai.

Berikut rincian harga emas Antam berdasarkan ukuran pada hari itu:
- 0,5 gram: Rp 1.387.500
- 1 gram: Rp 2.675.000
- 2 gram: Rp 5.290.000
- 3 gram: Rp 7.910.000
- 5 gram: Rp 13.150.000
- 10 gram: Rp 26.245.000
- 25 gram: Rp 65.487.000
- 50 gram: Rp 130.895.000
- 100 gram: Rp 261.712.000
- 250 gram: Rp 654.015.000
- 500 gram: Rp 1.307.820.000
- 1.000 gram: Rp 2.615.600.000

Harga-harga ini belum termasuk pajak, dan setiap pembelian disertai bukti potong PPh 22. Tidak ada konteks tambahan mengenai faktor pendorong kenaikan harga yang disebutkan dalam sumber.

Artikel Terkait

Illustration of Antam gold bar with price drop display and downward market trend graph for news article.
Gambar dihasilkan oleh AI

Harga emas Antam turun Rp 40.000 per gram hari ini

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun Rp 40.000 menjadi Rp 2.878.000 per gram pada Rabu, 18 Februari 2026. Penurunan ini melanjutkan tren pelemahan sejak 16 Februari. Harga buyback juga turun menjadi Rp 2.655.000 per gram.

Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik Rp 25.000 menjadi Rp 2.602.000 per gram pada 10 Januari 2026. Kenaikan ini terjadi di akhir pekan, dengan harga buyback juga dilaporkan naik meskipun terdapat perbedaan laporan. Harga untuk berbagai ukuran emas batangan tercatat stabil di laman resmi.

Dilaporkan oleh AI

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik Rp50.000 menjadi Rp3.135.000 per gram pada Senin, 2 Maret 2026. Kenaikan ini tercatat dari laman Logam Mulia Antam di Jakarta. Harga buyback juga meningkat menjadi Rp2.914.000 per gram.

Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) naik Rp 17.000 menjadi Rp 2.487.000 per gram pada Kamis, 18 Desember 2025. Harga buyback juga meningkat menjadi Rp 2.346.000 per gram dari Rp 2.330.000 sebelumnya. Kenaikan ini dipantau dari laman Logam Mulia Antam.

Dilaporkan oleh AI

Harga emas Antam mengalami penurunan mendadak sebesar Rp260.000 menjadi Rp2.860.000 per gram pada Sabtu ini. Harga buyback juga turun Rp285.000 ke Rp2.654.000 per gram. Penurunan ini terjadi setelah kenaikan signifikan sebelumnya.

Harga emas batangan Antam mengalami penurunan tajam sebesar Rp 95.000 per gram menjadi Rp 2.501.000 pada 30 Desember 2025. Harga buyback juga turun menjadi Rp 2.360.000 per gram, sementara emas UBS dan Galeri24 ikut melemah.

Dilaporkan oleh AI

Harga emas produk UBS dan Galeri24 di Pegadaian mengalami penurunan pada Rabu ini, sementara harga emas Antam justru naik Rp6.000 per gram. Data ini dikutip dari situs resmi masing-masing penyedia. Secara global, harga emas juga meningkat didorong oleh laporan pekerjaan AS.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak