Awkarin diperiksa polisi terkait kasus Hanania Group

Selebgram Karin Novilda alias Awkarin diperiksa Polda Metro Jaya pada Selasa terkait dugaan penipuan dana umrah oleh Hanania Group. Ia menyatakan dukungan penuh kepada korban dan menyerahkan uang saku yang diterima.

Awkarin menegaskan bahwa dirinya bukan bagian dari pihak penyelenggara perjalanan umrah. Ia datang untuk meluruskan fakta dan bekerja sama dengan polisi agar korban mendapatkan hak dan keadilan.

Dalam keterangannya, Awkarin mengaku tidak mengetahui adanya aliran dana dari jemaah untuk keperluan endorse. Ia memilih menyerahkan proses kepada penyidik.

Kuasa hukum Artahsasta menyatakan kliennya mengembalikan uang saku kepada penyidik untuk disita. Kerja sama Awkarin dengan Hanania Travel berbentuk barter berupa fasilitas umrah dengan imbalan 12 unggahan di Instagram.

Artikel Terkait

Police detaining a man suspected of umrah fraud, with a disappointed victim in the background.
Gambar dihasilkan oleh AI

Hanania Group director detained by police over suspected umrah fraud

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Police detained Hanania Group Director Ahmad Syah Farhan as a suspect in an umrah travel fraud case. Victims such as Rosiani lost hundreds of millions of rupiah and expressed deep disappointment.

Presenter Anwar Sanjaya handed over all pocket money received from Hanania Group to police after being questioned as a witness in an alleged Umrah fund fraud case.

Dilaporkan oleh AI

Ahmad Syah Farhan, director of PT Khazanah Tamma Internasional, was detained and named a suspect in the alleged fraud and embezzlement of umrah funds. Polda Metro Jaya held a press conference on Tuesday (2/6/2026) regarding reported losses reaching Rp12.14 billion.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak