Tim SAR gabungan menemukan dua warga Singapura yang hilang akibat erupsi Gunung Dukono dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu.
Kedua korban ditemukan pada pukul 13.00 WIT di koordinat 1°42'9.90"N / 127°52'48.50"E. Mereka berada dalam posisi saling berpelukan dan terhimpit batu besar akibat erupsi.
Korban tersebut bernama Heng dan Sha, keduanya warga negara Singapura. Sebelumnya satu korban Indonesia bernama Angel juga ditemukan meninggal dunia.
Tim SAR mengevakuasi jenazah ke posko induk di Desa Mamuya pada pukul 17.43 WIT dan selanjutnya ke RSUD Tobelo untuk autopsi. Operasi SAR kemudian ditutup setelah seluruh korban ditemukan.
Sebanyak 15 pendaki lainnya berhasil diselamatkan. Sinyal darurat pertama diterima pada 8 Mei 2026.