Potongan tubuh manusia ditemukan di pantai Ketewel Bali

Polisi Resor Gianyar menyelidiki temuan potongan tubuh manusia di Pantai Ketewel, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali, pada 26 Februari 2026. Penemuan itu pertama kali dilakukan oleh warga yang sedang jogging, dan kini identitas korban masih dalam penyelidikan.

Pada Kamis, 26 Februari 2026, sekitar pukul 10.00 Wita, warga yang sedang jogging di Muara Sungai Wos, Banjar Keden, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, menemukan potongan kepala manusia di Pantai Ketewel, Kabupaten Gianyar, Bali. Penemuan tersebut segera dilaporkan ke Polsek Sukawati, yang memicu respons cepat dari aparat kepolisian.

Kepala Seksi Humas Polres Gianyar, Ipda Gusti Ngurah Suardita, mengonfirmasi kejadian tersebut saat dihubungi di Gianyar. "Benar, pada Kamis tanggal 26 Februari 2026 sekitar pukul 10.00 Wita telah ditemukan potongan tubuh manusia di Muara Sungai Wos, Wilayah Banjar Keden, Desa Ketewel Kecamatan Sukawati. Saat ini masih diselidiki," katanya.

Tim Piket Fungsi, Tim Inafis Polres Gianyar, dan personel Polda Bali segera tiba di lokasi untuk olah tempat kejadian perkara (TKP). Pencarian diperluas ke area sekitar pantai, dengan bantuan warga setempat yang ikut menyisir wilayah tersebut. Tak lama kemudian, tim gabungan menemukan beberapa potongan tubuh tambahan yang diduga bagian dari korban yang sama.

Potongan-potongan tersebut dibawa ke RSUP Sanglah Prof. Ngoerah Denpasar untuk autopsi lebih lanjut. Hingga kini, polisi belum dapat memastikan identitas korban. "Untuk identitas masih dalam penyelidikan, dan saat ini tim Polda Bali dan Polres Gianyar masih dalam proses penyelidikan," tambah Suardita. Penyelidikan terus berlangsung untuk mengungkap asal-usul penemuan misterius ini.

Artikel Terkait

Police arresting two suspects at Nus Kei airport after stabbing Golkar chairman Agrapinus Rumatora over old grudge.
Gambar dihasilkan oleh AI

Police reveal old grudge motive in Nus Kei airport stabbing

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Two suspects in the stabbing of Golkar Maluku Tenggara DPD Chairman Agrapinus Rumatora alias Nus Kei allegedly acted out of an old grudge from their time in Jakarta. The bloody incident occurred at Karel Sadsuitubun Airport on April 19, 2026, with both arrested by police. Golkar leaders urge calm and thorough investigation.

A man was beaten by residents in Tanjung Duren, West Jakarta, after being caught stealing a motorbike on Saturday, April 25, 2026. Locals chased, tied, and assaulted him before police intervened. The suspect is now undergoing examination at Grogol Petamburan Police Station.

Dilaporkan oleh AI

Authorities recovered the skeletal remains of five people in Maguing town, Lanao del Sur, after soldiers began digging near an army base on May 11.

In a hearing at the Military Court II-08 Jakarta, a forensic expert revealed the victim MIP was likely still alive when placed at the discovery site in Bekasi. The victim's wife rejected apologies from the three accused TNI members.

Dilaporkan oleh AI

Police in Ahmedabad's Vatva area demolished a house on Wednesday to recover bone, teeth, and hair fragments from an old drainage pit in a bid to solve a 34-year-old murder case. The remains are believed to belong to Farzana alias Shabnam, missing since 1992. The main suspect, Shamshuddin, is now presumed deceased.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak