Polisi Metro Jakarta Pusat memanggil ayah atlet golf Jesslyn Wijaya Lay beserta dua anggota keluarga lain untuk dimintai keterangan. Langkah ini diambil meski laporan dugaan penculikan telah dicabut pada 19 Juli 2026.
Penyidik menemukan data manifes penerbangan yang menunjukkan Jesslyn berangkat ke Kuala Lumpur melalui Semarang pada 14 Juli 2026 bersama dua anggota keluarganya. Peristiwa dugaan penculikan dilaporkan terjadi saat ia menghadiri acara ulang tahun neneknya di restoran kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Polisi Roby Heri Saputra menyatakan penyelidikan tetap dilanjutkan untuk memastikan keselamatan korban dan menelusuri kemungkinan tindak pidana. Ia mengatakan pencabutan laporan tidak otomatis menghentikan proses tersebut.
Roby menegaskan pihaknya masih membutuhkan keterangan dari orang-orang yang bepergian bersama Jesslyn. Pernyataan itu disampaikan pada Selasa, 21 Juli 2026, sehari setelah laporan awal dikonfirmasi.