Polisi di Bandung menangkap dua dari empat pelaku pembegalan terhadap kurir JNE di kawasan Astanaanyar pada Minggu siang. Dua pelaku lainnya masih buron membawa sepeda motor dan paket korban. Kejadian terjadi saat korban berteduh dari hujan deras.
Peristiwa pembegalan terjadi sekitar pukul 13.30 WIB pada Minggu, 3 Mei 2026, di Jalan Maksudi, RW 04, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung. Korban bernama Hasan sedang berteduh dari hujan deras saat mengantarkan paket. Empat pelaku mendekat; dua pertama berpura-pura ikut berteduh, sementara dua lainnya menyusul.
"Salah satu pelaku sempat meminta plastik kepada korban untuk melindungi telepon genggamnya dari hujan. Namun, tak berselang lama, pelaku kembali dengan membawa senjata tajam dan langsung menodong sajam," kata Hasan.
Kapolsek Astanaanyar, Komisaris Polisi Fetrizal, menyatakan pihaknya menerima laporan pada Minggu siang. "Korban melaporkan bahwa dirinya mendapat ancaman menggunakan senjata tajam. Selain itu, sepeda motor miliknya juga dirampas oleh pelaku," ujarnya.
Polisi mengamankan dua pelaku pada hari yang sama berkat kerja sama dengan Polrestabes Bandung dan warga, termasuk penelusuran setelah motor pelaku terdeteksi di media sosial. Barang bukti pisau lipat juga disita. Namun, sepeda motor, serta 13 paket korban dibawa pelaku buron. "Alhamdulillah dua orang sudah kami amankan, sementara dua lainnya masih dalam pengembangan dan pengejaran," kata Fetrizal.
Polisi terus memburu dua pelaku tersisa.