Pemerintah Tanggung Biaya Pengobatan Korban Penyekapan di Jakpus

Penasihat Khusus Presiden Said Iqbal menyatakan negara akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban penyekapan dan penyiksaan di sebuah perusahaan percetakan Jakarta Pusat. Ia menyampaikan hal itu saat mengunjungi korban di Kebon Jeruk pada 1 Juli 2026.

Said Iqbal menegaskan pemerintah bertanggung jawab penuh atas biaya pengobatan termasuk pendampingan psikiater jika diperlukan akibat trauma. Ia mendapat mandat langsung untuk memastikan hak kesehatan dan ketenagakerjaan korban terlindungi.

Ia juga meminta proses hukum berjalan tanpa intimidasi terhadap korban dan kuasa hukum dari LBH Kalimantan Barat. Said Iqbal telah berkoordinasi dengan Kapolri agar kasus mendapat perhatian serius dan pelaku diproses sesuai hukum.

Menurutnya tindakan merantai dan menyekap pekerja merupakan pelanggaran pidana dan hak asasi manusia. Ia menekankan kejadian serupa tidak boleh terulang di Indonesia yang menjunjung nilai kemanusiaan.

Artikel Terkait

Dudung Abdurachman visiting YTR in hospital to convey Prabowo's message regarding her captivity case.
Gambar dihasilkan oleh AI

Dudung conveys Prabowo message on YTR captivity case in Bandung

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Presidential Chief of Staff Dudung Abdurachman visited victim YTR at RSHS Bandung and conveyed President Prabowo Subianto’s attention to the captivity and torture case she endured.

The family of victim YTR rejected Taufik Hidayat's apology during a press conference at Mapolda Jawa Barat on Friday, June 26, 2026. Afif, the victim's brother, stated there are no words of forgiveness and hopes the perpetrator is handed over to the family.

Dilaporkan oleh AI

West Java Governor Dedi Mulyadi has offered a Rp 250 million reward to anyone who locates or captures Taufik Hidayat, the suspect in the confinement and abuse of Yuvita Tri Rezeki in Bandung.

In a follow-up to earlier condolences, PT Kereta Api Indonesia (KAI) CEO Bobby Rasyidin visited the family of a victim from the April 27, 2026, Bekasi Timur train collision on May 1. He pledged to fund their child's education through KAI's Asuransi Pendidikan program, in a heartfelt moment that went viral on social media.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak