Keluarga korban YTR menolak permintaan maaf Taufik Hidayat dalam konferensi pers di Mapolda Jawa Barat pada Jumat 26 Juni 2026. Afif, kakak korban, menyatakan tidak ada kata maaf dan berharap pelaku diserahkan kepada keluarga.
Dalam konferensi pers tersebut, Taufik Hidayat yang mengenakan baju tahanan menyampaikan permintaan maaf. "Saya minta maaf atas semua yang saya lakukan. Apa yang saya lakukan salah. Saya menyesal, saya minta maaf," kata Taufik Hidayat.
Afif menegaskan penolakan keluarga. "Nggak ada kata maaf, dia enteng ngomong kata maaf. Sedangkan adik saya sudah hancur begini dia bilang kata maaf," ujarnya. Ia juga menyatakan tidak ingin pelaku dihukum mati, melainkan diserahkan kepada keluarga.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan biaya pengobatan korban ditanggung pemerintah provinsi, diperkirakan mencapai Rp1 miliar dalam dua minggu. Hadiah sayembara Rp250 juta dialihkan kepada keluarga korban setelah pelaku ditangkap polisi.