Polisi pastikan hoaks klaim model Ansy Jan De Vries jadi korban begal

Polisi membantah kabar model Ansy Jan De Vries menjadi korban pembegalan brutal di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Polda Metro Jaya menyatakan narasi tersebut hanya dibuat iseng.

Polda Metro Jaya memastikan Ansy Jan De Vries bukan korban begal atau tindak kriminal lain. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto mengatakan pemeriksaan menemukan motif utama adalah rasa iseng dan keinginan mengikuti isu begal yang sedang viral.

Ketua RT setempat menyatakan tidak ada laporan resmi kejadian tersebut. Ia hanya mendengar cerita dari ibu korban dan warga sekitar. Polisi datang ke lingkungan untuk mencari rumah yang bersangkutan setelah kabar beredar.

Rumah sakit yang disebut-sebut merawat korban juga membantah. RS Sumber Waras memastikan tidak ada pasien bernama Ansy Jan De Vries dalam sebulan terakhir. Polisi memberikan pendampingan psikologis kepada yang bersangkutan dan mengimbau masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi.

Artikel Terkait

Police arresting robbery suspects in Jakarta, including an Italian tourist phone snatcher at Bundaran HI.
Gambar dihasilkan oleh AI

Police arrest eight robbery suspects including Italian tourist snatcher

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

The Polda Metro Jaya Begal Hunter Team arrested eight street crime suspects in Jakarta. One case handled involved the snatching of a phone from an Italian national at Bundaran HI.

Tangerang city police said the viral pocong terror rumor is likely a ploy to commit theft and robbery. Police chief Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah urged residents to stay alert but not panic.

Dilaporkan oleh AI

Police have arrested four suspects in the robbery with violence and murder of Dimaris Isni Sitio (60) in Pekanbaru. One suspect is the victim's son-in-law, motivated by resentment and desire to seize assets. The victim was found dead on April 29, 2026.

Sumedang Police have arrested Enjang alias Topan (64), who posed as a TNI member to scam an egg seller in Haurgombong Village, Pamulihan District. The suspect ordered 270 kilograms of eggs under the pretext of a bazaar event, causing the victim a loss of Rp750,000. The case gained attention after going viral on social media.

Dilaporkan oleh AI

Jakarta police questioned Richard Lee's wife, RE, as a witness on Friday, March 27, 2026, to bolster evidence in the alleged consumer protection and health law violations case. Lee remains in custody with his detention extended by 40 days.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak