Kernet bus ALS bernama M. Fadli bin Ibrahim mengungkap detik-detik tabrakan dengan truk tangki di Jalan Lintas Sumatera yang menewaskan 16 orang.
Menurut Fadli, sopir bus ALS melaju sekitar 80 kilometer per jam saat berusaha menghindari lubang jalan. Dari arah berlawanan muncul truk tangki yang melaju kencang sehingga tabrakan tidak terhindarkan.
Benturan tersebut langsung memicu ledakan dan kobaran api besar. Fadli mengatakan sebagian penumpang sedang tidur atau bermain ponsel saat kejadian terjadi.
Polda Sumatera Selatan masih melakukan identifikasi korban. Sepuluh dari 16 jenazah telah dikenali oleh tim Disaster Victim Identification dan dibawa ke RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang.