ByteDance raises pay and bonuses to retain staff

ByteDance has announced higher bonuses, wider pay bands and faster equity payouts to stay competitive in the global talent race. The TikTok owner released an internal letter to staff, stating that for the full-year 2025 performance cycle, the total bonus pool will increase by 35%.

Beijing-based ByteDance has raised pay and sweetened incentives as the TikTok owner steps up efforts to retain and attract talent globally, while making progress on settling the future of its US business. In an internal letter released to all staff on Friday and seen by the Post, the social media giant said it would lift both the upper and lower limits of compensation packages for staff across all ranks.

For its full-year 2025 performance cycle – with reviews starting on January 15, 2026 – ByteDance said its total bonus pool would increase by 35 per cent from a year earlier, while spending on compensation adjustments would rise 1.5 times. A ByteDance spokesperson did not immediately respond to a request for comment on Saturday.

The company said it was “raising the ceiling for compensation and incentives to ensure that our compensation competitiveness and incentives are industry-leading on a global scale”.

The company also said it would increase the cash portion of compensation while reducing the share paid in stock-based awards such as options or restricted stock units (RSUs). Equity incentives will now vest over three years instead of four, shortening the payout period for total equity grants.

This move comes amid an intensifying AI talent war, as ByteDance seeks to maintain its edge in the tech industry.

Artikel Terkait

Elon Musk dances with Optimus robot on stage at Tesla's 2025 shareholder meeting, celebrating the approval of his $1 trillion compensation package.
Gambar dihasilkan oleh AI

Pemegang saham Tesla menyetujui paket gaji Elon Musk senilai $1 triliun

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Pada pertemuan tahunan pemegang saham Tesla 2025 di Austin, Texas, para investor menyetujui rencana kompensasi senilai $1 triliun untuk CEO Elon Musk, mengamankan kepemimpinannya untuk dekade mendatang. Untuk merayakan, Musk menari di panggung dengan robot humanoid Optimus milik perusahaan, menyoroti dorongan Tesla ke AI dan robotika. Persetujuan itu, dengan sekitar 75% mendukung, mengikat pembayaran Musk pada tonggak ambisius seperti meningkatkan nilai pasar perusahaan menjadi $8,5 triliun.

ByteDance telah mengonfirmasi kesepakatan untuk mentransfer kontrol mayoritas operasi TikTok di AS kepada investor Amerika, menghindari larangan potensial tahun depan. Kesepakatan ini melibatkan pemain kunci seperti Oracle dan Silver Lake, dengan perusahaan induk China mempertahankan saham minoritas. Langkah ini mengikuti tahun-tahun kekhawatiran keamanan nasional dan negosiasi di bawah Presiden Trump.

Dilaporkan oleh AI

TikTok and its Chinese owner ByteDance have officially established a venture to transfer parts of its US business to a consortium of mostly US investors, securing the platform’s future for 170 million American users. The announcement came on Thursday, just hours before a Friday shutdown deadline.

Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan pada hari Minggu bahwa para negosiator telah mencapai kerangka kerja akhir mengenai TikTok dan bahwa Presiden Donald Trump dan Xi Jinping dapat menyegelnya selama pertemuan di Korea pada hari Kamis.

Dilaporkan oleh AI

Pemegang saham Tesla secara overwhelming menyetujui rencana kompensasi berbasis kinerja untuk CEO Elon Musk pada 6 November 2025, yang bisa memberikan hingga 1 triliun dolar dalam saham selama dekade mendatang jika tonggak ambisius tercapai. Pemungutan suara, yang diadakan di pertemuan tahunan perusahaan di Austin, Texas, lolos dengan dukungan lebih dari 75% meskipun ada penolakan dari beberapa investor besar. Paket ini bertujuan untuk mengamankan kepemimpinan Musk di tengah dorongan Tesla ke AI dan robotika.

More than 75 percent of Tesla shareholders have approved a controversial compensation package for CEO Elon Musk, potentially worth up to a trillion US dollars. The payout depends on ambitious goals, including a market capitalization of 8.5 trillion dollars in ten years and the deployment of one million Robotaxis. Despite recommendations to reject it, Musk prevailed to secure his influence in the company.

Dilaporkan oleh AI

Ketua Dewan Tesla Robyn Denholm memperingatkan pemegang saham dalam surat bahwa CEO Elon Musk bisa meninggalkan perusahaan jika paket kompensasi US$1 triliun yang diusulkan tidak disetujui. Seruan ini datang menjelang rapat tahunan 6 November, di mana rencana berbasis kinerja akan dipilih. Denholm menekankan peran kritis Musk dalam dorongan Tesla ke AI dan teknologi otonom.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak