Dewan direksi Tesla telah mengumpulkan lebih dari 3 miliar dolar AS dalam penghargaan saham sejak 2004, jauh melampaui kompensasi di perusahaan teknologi AS terkemuka lainnya. Anggota kunci seperti Kimbal Musk dan Robyn Denholm menuai keuntungan besar dari penghargaan ini. Strukturnya menimbulkan kekhawatiran tentang tata kelola dan independensi dewan.
Sejak 2004, dewan Tesla telah memperoleh lebih dari 3 miliar dolar AS melalui penghargaan saham, jauh melebihi pembayaran di perusahaan sejenis di sektor teknologi. Angka ini melampaui kompensasi di perusahaan seperti Alphabet, Meta, Apple, Microsoft, Amazon, dan Nvidia, yang secara kolektif dikenal sebagai Magnificent Seven. Di antara direktur Tesla, saudara Elon Musk, Kimbal, telah mengumpulkan hampir 1 miliar dolar, Ira Ehrenpreis 869 juta dolar, dan ketua dewan Robyn Denholm 650 juta dolar. Keuntungan ini terutama berasal dari opsi saham yang melonjak nilainya seiring kenaikan harga saham Tesla.
Model kompensasi yang sangat bergantung pada opsi daripada saham memungkinkan direktur mendapat manfaat dari kenaikan saham tanpa menanggung kerugian saat penurunan. Ini berbeda dengan saham terbatas yang digunakan di tempat lain, yang lebih selaras dengan kepentingan pemegang saham jangka panjang. Dari 2018 hingga 2024, direktur Tesla rata-rata 1,7 juta dolar per tahun, bahkan setelah menangguhkan gaji selama empat tahun—jumlah yang lebih dari dua kali lipat dewan Meta, yang tertinggi berikutnya di antara rekan-rekannya.
Isu tata kelola telah meningkatkan pengawasan. Pada 2021, dewan menghentikan pemberian saham baru di tengah gugatan pemegang saham yang mengklaim bayaran berlebih. Pengadilan Delaware juga memeriksa paket kompensasi Elon Musk tahun 2018, memutuskan bahwa ikatan pribadi dan pembayaran tinggi merusak negosiasi yang adil. Pada 2024, dewan mengusulkan paket baru untuk Musk yang bisa mencapai 1 triliun dolar dalam saham Tesla selama dekade mendatang.
Para ahli menyoroti risiko terhadap objektivitas dewan, karena kekayaan direktur terkait langsung dengan kinerja saham daripada insentif tunai. Reformasi yang disarankan mencakup peralihan ke saham terbatas dan peningkatan masukan pemegang saham pada rencana gaji. Tantangan hukum yang sedang berlangsung dan pengawasan investor kemungkinan akan membentuk praktik masa depan di Tesla.