VP Gibran Rakabuming Raka urges G20 leaders against normalizing human suffering from global conflicts, promotes QRIS at Johannesburg summit.
Gambar dihasilkan oleh AI

Gibran soroti penderitaan manusia di KTT G20 Johannesburg

Gambar dihasilkan oleh AI

Wakil Presiden Indonesia Gibran Rakabuming Raka menyerukan pemimpin dunia di KTT G20 untuk tidak menormalisasi penderitaan manusia yang dapat dicegah. Ia menyinggung konflik di Gaza, Ukraina, Sudan, dan Sahel, sambil mempromosikan QRIS sebagai solusi inklusi keuangan. Gibran juga menekankan hak setiap negara untuk memetakan jalur pembangunannya sendiri.

Pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Johannesburg, Afrika Selatan, pada Sabtu, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menyampaikan pidato di tiga sesi utama. Dalam sesi pertama, yang membahas ekonomi berkelanjutan, perdagangan, keuangan, dan utang negara berkembang, Gibran mempromosikan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS). "Sistem pembayaran digital nasional kami, QRIS, menunjukkan bagaimana solusi digital yang sederhana dan berbiaya rendah dapat mendorong partisipasi dalam perekonomian dan meminimalkan ketimpangan," katanya.

Gibran menyatakan Indonesia menyambut baik fokus G20 pada keuangan berkelanjutan, tetapi ambisinya harus lebih besar untuk menutup kesenjangan melalui keringanan utang, pembiayaan inovatif, dan mekanisme transisi hijau. Indonesia mengalokasikan lebih dari separuh anggaran iklim nasionalnya, sekitar 2,5 miliar dolar AS per tahun, untuk mendukung UMKM hijau, asuransi pertanian, dan infrastruktur berketahanan iklim. Ia juga menyoroti teknologi seperti aset kripto dan Bitcoin, serta mengusulkan dialog tentang 'economic intelligence'.

Gibran menekankan bahwa setiap negara berhak memetakan jalur pembangunannya sendiri. "Indonesia percaya bahwa setiap negara berhak memetakan jalur pembangunannya sendiri karena tidak ada satu model yang cocok untuk semua. Tidak ada yang namanya metode terbaik," ujarnya. Pertumbuhan global harus kuat, adil, dan inklusif.

Di sesi kedua, tentang pembangunan dunia tangguh, Gibran menyentuh isu kebencanaan, perubahan iklim, transisi energi berkeadilan, dan sistem pangan. Ia menyinggung konflik di Gaza, Ukraina, Sudan, dan Sahel. "Kita melihat hal ini di Gaza, Ukraina, Sudan, dan Sahel, serta banyak wilayah lainnya, di mana konflik telah meruntuhkan rumah-rumah, merampas harapan dan mata pencaharian masyarakat," katanya. Gibran meminta pemimpin dunia tidak menormalisasi penderitaan. "Dunia tidak boleh membiarkan dan menormalisasi penderitaan manusia yang sebenarnya dapat dicegah menjadi normal baru."

Sebagai forum yang mewakili 85 persen PDB dunia, G20 memiliki kewajiban moral untuk memimpin. "G20 memiliki kewajiban moral untuk memimpin dengan memberi contoh, memastikan bahwa pertumbuhan dan ketahanan menjadi dua sisi mata uang yang sama, mendorong harapan, kemakmuran, dan keadilan bagi semua," tambah Gibran. Sesi ketiga akan membahas pekerjaan layak, tata kelola kecerdasan buatan, dan mineral kritis, yang menjadi fokus Indonesia.

Artikel Terkait

Indonesian VP Gibran Rakabuming Raka announces visa-free policy with South Africa at CEO forum, with flags and applauding executives.
Gambar dihasilkan oleh AI

Gibran umumkan kebijakan bebas visa RI-Afrika Selatan di forum CEO

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengumumkan kebijakan bebas visa bersama antara Indonesia dan Afrika Selatan saat menghadiri Indonesia-Afrika CEO Forum di Johannesburg. Pengumuman ini merupakan hasil pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Matamela Cyril Ramaphosa pada Oktober lalu. Kebijakan tersebut diharapkan memudahkan kerja sama ekonomi kedua negara.

Amerika Serikat memboikot KTT Pemimpin G20 Afrika Selatan, mengutip tuduhan yang tidak kredibel tentang serangan terhadap Afrikaner kulit putih dan keberatan terhadap apa yang disebutnya agenda yang berfokus pada keberagaman dan iklim. Ketidakhadiran tanpa preseden dari ekonomi terbesar dunia, bersama dengan ketidakhadiran pemimpin dari Argentina, Tiongkok, dan Rusia karena alasan beragam, telah menyelimuti pertemuan di Johannesburg.

Dilaporkan oleh AI

A new episode of the satirical series Politically Aweh delves into the Johannesburg G20 summit, highlighting youth uprisings across Africa. Hosts KG Mokgadi and Zoë Human navigate restricted access to leaders, blending comedy with calls for accountability. Activists from Kenya and Madagascar voice frustrations over unfulfilled promises.

President Lee Jae Myung is wrapping up his state visit to Egypt and departing for South Africa to attend the G20 summit in Johannesburg. He is expected to discuss global issues including inclusive growth and climate change. This year's summit marks the first time the event is held in Africa.

Dilaporkan oleh AI

Japanese Prime Minister Sanae Takaichi met Indian counterpart Narendra Modi on the sidelines of the G20 summit in Johannesburg, South Africa, agreeing to deepen cooperation in security, economy, and investment. In her address, she stressed maintaining the international order amid multiple crises and reaffirmed support for Ukraine. A warm embrace with Italian Prime Minister Giorgia Meloni highlighted personal diplomacy.

Indonesia resmi bergabung dengan Board of Peace (BoP), dewan perdamaian yang digagas Presiden AS Donald J. Trump, sebagai anggota tidak tetap. Keanggotaan ini bersifat sukarela dan Indonesia belum membayar iuran sebesar USD 1 miliar untuk rekonstruksi Gaza. Presiden Prabowo Subianto menekankan pendekatan hati-hati dengan opsi keluar jika bertentangan dengan prinsip nasional.

Dilaporkan oleh AI

Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional Mari Elka Pangestu mendorong implementasi lebih lanjut gagasan Prabowonomics Presiden Prabowo Subianto di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global. Ia menekankan pendekatan Indonesia first berdasarkan pidato Prabowo di Davos. Diskusi ini digelar di Jakarta pada 31 Januari 2026.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak