Pasar lilin global tumbuh di tengah tren kesejahteraan

Pasar lilin global mencapai USD 10,5 miliar pada 2024 dan diproyeksikan mencapai USD 16,3 miliar pada 2033, menurut IMARC Group. Perluasan ini mencerminkan meningkatnya minat konsumen terhadap aromaterapi, dekorasi rumah, dan produk berkelanjutan. Penggerak utama meliputi kebutuhan kesejahteraan mental dan pengaruh media sosial.

Laporan IMARC Group merinci pergeseran dalam industri lilin dari pencahayaan dasar menjadi kebutuhan gaya hidup yang berfokus pada perawatan diri. Konsumen semakin membeli lilin untuk pengalaman sensorik, dengan minyak alami seperti lavender dan eukaliptus membantu meredakan stres di tengah kenaikan gejala depresi global sebesar 11%.Segmentasi pasar menunjukkan lilin votif memimpin berdasarkan jenis produk, parafin memegang pangsa lilin terbesar, saluran offline mendominasi distribusi, dan Amerika Utara sebagai wilayah teratas. Pertumbuhan didorong oleh tren 'Instagrammable Home' di kalangan Milenial dan Gen Z, di mana lilin meningkatkan suasana nyaman. Musim liburan menyumbang hampir 40% penjualan, menjadikannya hadiah populer.Tren keberlanjutan menekankan lilin kedelai, lilin lebah, dan teknologi pembakaran bersih daripada parafin, didorong oleh kekhawatiran kualitas udara dalam ruangan dan fokus EPA pada energi terbarukan. Inovasi mencakup toples isi ulang, kemasan bersertifikat FSC, sumbu kayu untuk suara berderak, dan wewangian premium seperti tembakau dan ek. Munculnya aroma maskulin dalam desain minimalis memperluas daya tarik, sementara personalisasi AI dan lilin listrik pintar menambah keamanan dan kenyamanan.Perkembangan terbaru mencakup kemitraan 2025 antara Calm dan P.F. Candle Co. untuk lilin aromaterapi yang disinkronkan dengan meditasi. Bath & Body Works mencatat partisipasi rekor pada Annual Candle Day akhir 2024 melalui program loyalitas. Diptyque Paris meluncurkan koleksi lilin kedelai 100% dengan kaca dapat digunakan kembali untuk memenuhi regulasi Eropa. Rantai pasok bergeser dari China ke Vietnam dan India karena ketegangan perdagangan pada impor kimia.

Artikel Terkait

The global haircare category is on track for significant expansion, with forecasts showing 24 percent growth by 2030 to reach £129 billion. This surge is expected to outpace makeup and fragrance sectors. Rising consumer focus on scalp health and ingredient innovation is driving the trend.

Dilaporkan oleh AI

Analysts forecast accelerated growth for the global luxury sector in 2026, with China’s consumer spending rebound as a key driver despite challenges from a volatile property market and oil shocks from the war in Iran. HSBC, Deutsche Bank and BNP Paribas predict global sales growth of 5.5 to 6 per cent.

A new report from Bitget Wallet and Polymarket shows prediction markets shifting from occasional bets to platforms with daily retail engagement. Trading volumes on Polymarket have surged to over $20 billion monthly in early 2026. The industry is projected to reach $240 billion this year.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak