Pasar bir craft diproyeksikan mencapai 303,84 miliar dolar AS pada 2035

Expert Market Research melaporkan bahwa pasar bir craft global mencapai 129,53 miliar USD pada 2025 dan diperkirakan akan tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk 8,90% dari 2026 hingga 2035, mencapai 303,84 miliar USD pada 2035. Ekspansi ini didorong oleh pergeseran preferensi konsumen menuju rasa unik dan produk premium, terutama di kalangan demografi muda. Sementara itu, Fact.MR meramalkan CAGR 7,2% untuk pasar hingga 2034.

Pasar bir craft terus berkembang di tengah selera konsumen yang berevolusi dan saluran distribusi yang lebih baik, menurut laporan industri terkini. Expert Market Research menyoroti bahwa nilai pasar mencapai 129,53 miliar USD pada 2025, dengan proyeksi CAGR 8,90% selama periode 2026-2035, mencapai 303,84 miliar USD pada 2035. Penggerak utama mencakup permintaan yang meningkat untuk rasa inovatif, premiumisasi, dan akses yang ditingkatkan melalui e-commerce dan ritel di luar perdagangan. Konsumen muda mencari profil yang berbeda, produksi batch kecil, dan cerita merek autentik, mendorong pabrik bir untuk memperkenalkan gaya eksperimental dan rilis terbatas.  Laporan tersebut menekankan pergeseran dari bir arus utama ke kategori premium dan khusus, didukung oleh kesediaan membayar untuk kualitas, pengadaan lokal, dan variasi. Saluran di luar perdagangan, seperti supermarket dan platform online, merupakan rute terbesar ke pasar, sementara e-commerce muncul sebagai area pertumbuhan tinggi, memfasilitasi penemuan penawaran niche di luar ketersediaan lokal. Segmentasi berdasarkan jenis mencakup pilsner dan pale lager untuk daya tarik luas, ale kaya rasa, dan bir khusus dengan elemen musiman atau eksperimental. Berdasarkan distribusi, di luar perdagangan mendominasi venue on-trade seperti bar dan restoran.  Secara regional, Amerika Utara memimpin sebagai pasar matang dengan infrastruktur kuat, Eropa menunjukkan pertumbuhan stabil, dan Asia Pasifik adalah yang tumbuh paling cepat karena peningkatan konsumsi dan ekspansi industri. Perusahaan terkenal termasuk The Boston Beer Company, Inc., Sierra Nevada Brewing Co., dan Duvel Moortgat NV.  Sebaliknya, laporan Fact.MR yang diterbitkan pada 24 Februari 2026 memproyeksikan CAGR 7,2% untuk permintaan bir craft hingga 2034, mencerminkan ekspektasi pertumbuhan yang sedikit lebih konservatif. Tantangan yang dicatat dalam analisis Expert Market Research mencakup volatilitas biaya input untuk bahan seperti hop dan malt, ruang rak kompetitif di ritel, kerumitan regulasi untuk penjualan alkohol, dan kekhawatiran atas autentisitas merek di tengah ekspansi oleh pabrik bir besar.  Sekitarnya, prospek pasar tetap positif, dengan inovasi dalam portofolio, kolaborasi, dan strategi omnchannel siap mempertahankan momentum selama periode perkiraan.

Artikel Terkait

Shuttered craft brewery exterior with closure signs, empty kegs, and headlines symbolizing North American industry struggles.
Gambar dihasilkan oleh AI

Craft breweries announce closures across North America

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Several craft breweries in the United States and Canada are closing locations or filing for bankruptcy amid industry challenges. Factors include rising costs, shifting consumer preferences, and regulatory issues. These closures highlight broader struggles in the craft beer sector.

Craft beer entrepreneurs are navigating a competitive market by combining age-old brewing techniques with modern digital tools. While preserving the artistry of beer production, owners are adopting fintech solutions and online platforms to enhance operations and customer engagement. This blend of tradition and technology helps small breweries thrive amid industry challenges.

Dilaporkan oleh AI

A new report from Allied Market Research forecasts the luxury yacht market to surpass USD 12.8 billion by 2031. The projection includes a compound annual growth rate of 8.0 percent. The findings were released via a press announcement on openPR.com.

A March 2026 report projects the global luxury yacht charter market to grow from USD 12.6 billion in 2021 to USD 19.0 billion by 2031 at a 4.1% CAGR, with industry analyses suggesting potential for even stronger expansion to mid-teens or mid-20s billions. Demand from high-net-worth individuals for personalized, private marine experiences, alongside sustainable technologies and new destinations, fuels this rise.

Dilaporkan oleh AI

Functionality, convenience and value remain core drivers of innovation in the global food and beverage market, according to Innova’s Top Ten Trends of 2026. Affordability concerns are influencing retailers' strategies, while trends like plant-based proteins and occasion-based products gain prominence. Brands are also targeting senior health needs amid an ageing population.

Craft breweries in southwestern Ontario increasingly integrate food services to remain viable, moving beyond beer sales alone. This trend includes in-house kitchens, partnerships with eateries, and food trucks. Several local spots exemplify successful combinations of fresh brews and meals.

Dilaporkan oleh AI

The Georgia Senate introduced Bill 456 on February 3 to relax some regulations on craft breweries, potentially allowing increased sales and limited self-distribution. The measure aims to support the state's struggling beer industry amid ongoing closures in metro Atlanta. Industry advocates, including the Georgia Craft Brewers Guild, support the changes for fostering local economic growth.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak