Harga emas naik lebih dari 1 persen menyusul pengumuman kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Perjanjian tersebut bertujuan untuk mengakhiri konflik, menghentikan blokade AS, dan membuka kembali Selat Hormuz. Pasar bereaksi positif seiring dengan anjloknya harga minyak.
Pejabat AS dan Iran mengumumkan kesepakatan tersebut, yang menjanjikan peredaan ketegangan di wilayah Teluk. Perkembangan ini mengurangi kekhawatiran mengenai inflasi dan potensi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve.
Harga minyak anjlok sebagai respons, dengan minyak mentah Brent turun secara signifikan. Saham-saham di Asia dan pasar global melonjak setelah berita mengenai perjanjian tentatif tersebut.
Kesepakatan damai ini memberikan kelegaan bagi bank sentral menjelang pertemuan kebijakan utama minggu ini. Hal ini juga menurunkan kemungkinan kenaikan suku bunga AS pada bulan Desember.