Harga minyak telah jatuh ke level terendah dalam hampir dua bulan menyusul indikasi dari pejabat AS dan Iran mengenai potensi kesepakatan untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah.
Laporan menunjukkan bahwa sebuah nota kesepahaman dapat segera ditandatangani, dengan dampak yang mungkin terjadi pada pasar minyak global dan pelayaran melalui Selat Hormuz.
Penurunan ini terjadi seiring dengan sinyal dari para pejabat mengenai upaya untuk meredakan masalah yang sedang berlangsung di kawasan tersebut. Presiden AS Donald Trump telah dikaitkan dengan perkembangan ini.
Analis pasar mencatat sensitivitas harga minyak terhadap tanda-tanda berkurangnya risiko geopolitik. Harga turun secara signifikan dalam sesi perdagangan baru-baru ini.