Google membayar lebih dari $17 juta kepada pemburu bug pada 2025

Google membagikan lebih dari $17 juta dalam hadiah bug bounty selama 2025. Tahun tersebut menandai periode yang signifikan bagi program pembayaran keamanan perusahaan. Inisiatif ini mendorong peretas etis untuk mengidentifikasi kerentanan dalam sistem Google.

Pada 2025, Google mengalokasikan lebih dari $17 juta untuk mengkompensasi pemburu bug yang berpartisipasi dalam program bounty-nya. Pembayaran besar ini menggarisbawahi komitmen berkelanjutan perusahaan untuk meningkatkan keamanan siber melalui upaya crowdsourcing.  nnInisiatif bug bounty, yang memberi hadiah kepada individu atas penemuan dan pelaporan cacat keamanan, mengalami peningkatan aktivitas sepanjang tahun. Menurut laporan, 2025 menonjol sebagai periode yang sangat kuat untuk pembayaran ini, mencerminkan peningkatan keterlibatan dari komunitas peneliti keamanan.  nnProgram Google telah lama menjadi pilar utama dari pendekatannya dalam manajemen kerentanan proaktif. Dengan memberi insentif kepada pakar eksternal, perusahaan bertujuan untuk memperkuat produk dan layanannya terhadap ancaman potensial. Total hadiah yang dibagikan pada 2025 menyoroti skala kontribusi dari pemburu-pemburu ini, meskipun detail spesifik tentang temuan individu atau penerima tetap tidak diungkapkan dalam informasi yang tersedia.  nnPengembangan ini sejalan dengan tren yang lebih luas di industri teknologi, di mana perusahaan-perusahaan besar semakin mengandalkan program semacam itu untuk tetap berada di depan risiko siber yang berkembang.

Artikel Terkait

Illustration depicting Google and Epic executives shaking hands to celebrate antitrust settlement and Fortnite's return to Google Play Store.
Gambar dihasilkan oleh AI

Google and Epic settle antitrust case with Fortnite's return to Play Store

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Google has reached a settlement with Epic Games to resolve their long-running antitrust dispute, paving the way for Fortnite's return to the Google Play Store worldwide. The agreement includes reduced fees for developers and support for third-party app stores on Android. Changes are set to roll out starting in June in select regions.

The Linux Foundation has secured $12.5 million in grants from AI companies to bolster open source software security. The funding addresses maintainers overwhelmed by AI-generated vulnerability reports. It will be managed by Alpha-Omega and the Open Source Security Foundation.

Dilaporkan oleh AI

Google rejected nearly two million Android apps and blocked over 80,000 developer accounts from the Google Play Store in 2025. This figure represents a decrease compared to previous years. Despite the reduction, the numbers remain a significant concern for app security.

Microsoft has outlined a $190 billion capital expenditure budget for artificial intelligence in fiscal year 2026. The plan highlights ongoing heavy investments in AI amid competitive pressures in the sector. Analysts express caution over the sustainability of such spending.

Dilaporkan oleh AI

The Linux Foundation has released new research indicating that organizations contributing to open source projects achieve 2-5 times return on investment. Non-contributors, meanwhile, face risks of up to $3.5 million in hidden labor and maintenance costs. The findings emphasize how participation in open source compounds value for businesses.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak