Pembobolan data Optimizely dapat memengaruhi 10.000 perusahaan

Optimizely, perusahaan teknologi iklan terkemuka, menjadi korban pembobolan data. Insiden ini, yang mengarah pada keterlibatan kelompok peretas ShinyHunters, dapat memengaruhi sekitar 10.000 perusahaan. Detail muncul dalam laporan yang diterbitkan pada 24 Februari 2026.

Optimizely, pemain penting di sektor teknologi periklanan, baru-baru ini mengalami pembobolan data yang signifikan. Menurut laporan, serangan tersebut berpotensi memengaruhi sekitar 10.000 perusahaan yang menggunakan layanan perusahaan tersebut. Insiden ini dikaitkan dengan ShinyHunters, kelompok peretas yang dikenal bertanggung jawab atas pembobolan sebelumnya di industri teknologi. Pembobolan tersebut pertama kali disorot dalam liputan TechRadar, yang menggambarkannya sebagai peristiwa keamanan besar yang menargetkan infrastruktur Optimizely. Meskipun detail spesifik tentang sifat data yang dikompromikan masih terbatas dalam informasi yang tersedia, skala tersebut menunjukkan implikasi luas bagi privasi klien dan keamanan operasional. ShinyHunters telah terlibat dalam beberapa serangan profil tinggi, yang menekankan kerentanan berkelanjutan di ekosistem teknologi iklan. Optimizely belum mengeluarkan pernyataan resmi dalam sumber yang disediakan, tetapi peristiwa ini menimbulkan pertanyaan tentang langkah-langkah perlindungan data di seluruh sektor. Perusahaan yang terdampak disarankan untuk memantau sistem mereka, meskipun tidak ada tindakan segera yang dirinci. Pembobolan ini menambah deretan tantangan keamanan siber yang dihadapi perusahaan teknologi, menekankan perlunya pertahanan yang kuat terhadap ancaman yang terus berkembang.

Artikel Terkait

As the April 14 ransom deadline approaches, ShinyHunters has reiterated threats to release breached Rockstar Games data obtained via third-party Anodot, following the studio's confirmation of limited non-material access with no player impact. This updates coverage of the initial breach claim reported earlier this week.

Dilaporkan oleh AI

A major data breach has affected over 1.4 million accounts at Betterment, a leading online investment platform. Despite the exposure, the company states that user accounts remain uncompromised. The incident was reported on February 6, 2026.

Criminals have distributed fake AI extensions in the Google Chrome Web Store to target more than 300,000 users. These tools aim to steal emails, personal data, and other information. The issue highlights ongoing efforts to push surveillance software through legitimate channels.

Dilaporkan oleh AI

Adult entertainment website Frivol has disclosed a data leak that may impact around 479,000 users. The breach involved an open database containing user details. The revelation was reported on February 25, 2026.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak