Para ilmuwan telah mengonfirmasi bahwa seekor paus bungkuk menempuh jarak setidaknya 15.100 kilometer antara tempat berkembang biak di Brasil dan Australia, yang menandai perjalanan terpanjang yang pernah diketahui bagi individu dari spesies tersebut.
Temuan ini berasal dari studi yang diterbitkan dalam Royal Society Open Science yang menganalisis hampir 20.000 foto ekor paus yang dikumpulkan selama empat dekade. Para peneliti mengidentifikasi paus tersebut melalui tanda unik pada ekornya yang pertama kali difoto di Abrolhos Bank, Brasil, pada tahun 2003 dan kemudian terlihat sendirian di Hervey Bay, Australia, pada September 2025. Paus kedua menempuh jarak minimal 14.200 kilometer setelah terlihat di Queensland pada tahun 2007 dan di dekat São Paulo pada tahun 2019.