Paus beluga berganti pasangan untuk menjaga keragaman genetik

Studi DNA jangka panjang terhadap paus beluga di Alaska mengungkapkan bahwa baik jantan maupun betina secara rutin mengganti pasangan kawin sepanjang hidup mereka.

Para peneliti menganalisis sampel genetik dari 623 paus beluga di Bristol Bay selama 13 tahun. Temuan tersebut menunjukkan bahwa ketika anak paus memiliki hubungan saudara, mereka biasanya hanya memiliki satu orang tua yang sama. Dr. Greg O'Corry-Crowe dari Florida Atlantic University memimpin penelitian ini. Ia mencatat bahwa populasi sekitar 2.000 ekor paus tersebut tetap mempertahankan keragaman genetik yang tinggi meskipun ukurannya kecil. Pergantian pasangan yang sering membatasi jumlah keturunan yang memiliki hubungan kekerabatan erat dalam populasi, ujar O'Corry-Crowe. Penelitian ini diterbitkan dalam Frontiers in Marine Science. Tim tersebut melibatkan para ilmuwan dari Florida Atlantic University, Alaska Department of Fish and Game, serta pemburu subsisten setempat.

Artikel Terkait

Researchers have documented sperm whales colliding head-on with their heads for the first time using drone footage from the Azores and Balearic islands. The behavior, observed among sub-adult whales, supports longstanding sailor accounts of aggressive whale encounters. The findings were published on March 23 in Marine Mammal Science.

Dilaporkan oleh AI

Scientists have confirmed that a humpback whale traveled at least 15,100 kilometers between breeding grounds in Brazil and Australia, marking the longest known journey for any individual of the species.

Scientists have used genetic analysis of historic specimens to determine that the crocodiles once found in the Seychelles were not a unique species but an isolated population of saltwater crocodiles. The reptiles likely reached the remote islands after drifting across the Indian Ocean. The population was wiped out within decades of permanent human settlement in 1770.

Dilaporkan oleh AI

DNA extracted from preserved Arctic ground squirrel droppings has uncovered details of a diverse ice-age ecosystem in the Yukon region dating back hundreds of thousands of years.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak