Badan Imigrasi dan Bea Cukai AS telah mengeluarkan permintaan kepada perusahaan untuk berbagi informasi tentang alat big data komersial dan teknologi periklanan. Produk ini dapat membantu kegiatan investigasi, sebagaimana diuraikan dalam pengajuan federal baru-baru ini. Langkah ini menyoroti minat pemerintah yang semakin besar terhadap kemampuan pengawasan sektor swasta.
Pada hari Jumat, Badan Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE) mempublikasikan permintaan informasi di Federal Register, jurnal resmi pemerintah AS untuk pemberitahuan dan peraturan. Badan tersebut mencari detail dari perusahaan tentang produk «commercial Big Data and Ad Tech» yang dirancang untuk «mendukung langsung kegiatan investigasi». Pengajuan ini menggarisbawahi bagaimana penegak hukum semakin memerhatikan alat komersial untuk tujuan pengawasan, termasuk pelacakan berbasis lokasi geografis dan iklan yang terkait dengan kata kunci seperti privasi dan data lokasi, dengan menyebut Minnesota dalam konteks terkait. Deskripsi pengajuan tersebut mencatat bahwa hal itu menunjukkan pertimbangan pemerintah yang semakin luas terhadap teknologi semacam itu. Permintaan ini bertujuan untuk mengumpulkan wawasan tentang alat yang dapat meningkatkan kemampuan operasional ICE dalam penegakan imigrasi dan bea cukai. Meskipun spesifik tentang penggunaan potensial tetap terbatas dalam pemberitahuan publik, inisiatif ini menimbulkan pertanyaan tentang persimpangan teknologi swasta dan keamanan publik.