RUU Illinois akan melarang kacamata pintar saat mengemudi

Legislatif Illinois telah meloloskan rancangan undang-undang yang akan menjadikan negara bagian tersebut yang pertama melarang penggunaan kacamata pintar berbasis AI saat mengemudi. Aturan ini kini menunggu tanda tangan Gubernur JB Pritzker.

Undang-undang tersebut menambahkan ketentuan pada hukum mengemudi yang sudah ada yang membatasi penggunaan ponsel. Aturan ini secara khusus menyebutkan kacamata pintar AI dan menjatuhkan denda hingga 75 dolar untuk pelanggaran pertama dan 150 dolar untuk pelanggaran berulang.

Pengemudi masih dapat menggunakan perangkat tersebut saat kendaraan diparkir atau ketika lalu lintas berhenti. Kecelakaan yang mengakibatkan cedera parah atau kematian akan dikenakan denda minimal 1.000 dolar.

Seorang juru bicara gubernur mengatakan kantornya akan meninjau RUU tersebut dengan cermat setelah diterima. Pritzker memiliki waktu 60 hari untuk menandatangani atau memveto aturan tersebut setelah diserahkan.

Artikel Terkait

Photorealistic image of Snap's new AR glasses on display at a tech conference podium.
Gambar dihasilkan oleh AI

Snap Announces AR Specs Wearable Computer for $2,195

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Snap unveiled its latest augmented reality Specs during a keynote at the Augmented World Expo in Long Beach, California. The standalone glasses will go on sale later this year starting at $2,195 and mark the company's first public release of the product.

Tesla has launched a campaign urging its New Jersey customers to contact state legislators and oppose pending bills that the company says would block true driverless technology.

Dilaporkan oleh AI

Apple has pushed back the launch of its rumored AI-powered smart glasses to late 2027 due to development challenges. The devices were previously expected to be announced later this year with shipments starting in early 2027.

Meta plans to unveil two new Ray-Ban AI glasses models tailored for prescription lens users next week. The glasses, available in rectangular and rounded styles, will be sold through traditional eyewear channels. Bloomberg reports this marks the first time Meta and Ray-Ban target this group specifically with such designs.

Dilaporkan oleh AI

A Japanese consortium held its inaugural meeting in Tokyo, aiming to bring smart contact lenses into practical use around 2030. Led by Yasuhiro Takaki, a professor at Tokyo University of Agriculture and Technology, the group seeks to integrate electronic components for displaying images and promote medical applications. It intends to lead the technology's spread from Japan worldwide, unlike foreign dominance in smartphones and smart glasses.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak