Pria Indiana didakwa melakukan pembakaran setelah memotong alat kelaminnya sendiri

Seorang pria asal Indiana menghadapi dakwaan kejahatan pembakaran setelah diduga memotong alat kelaminnya sendiri dan menggunakannya untuk menyalakan api di garasi keluarga di Fort Wayne.

Christopher Michael Peden, 36 tahun, dituduh melakukan tindakan tersebut pada 6 Mei di sebuah garasi terpisah milik keluarganya. Menurut dokumen pengadilan, Peden awalnya mengaku telah ditikam di pusat kota Fort Wayne. Ia kemudian mengaku kepada penyidik bahwa dirinya memasuki garasi sekitar pukul 2 pagi, memotong alat kelaminnya menggunakan pisau dapur, meletakkan potongan daging tersebut di lantai, menyiramnya dengan bensin, lalu membakarnya. Petugas pemadam kebakaran dan polisi tiba di lokasi kejadian dan menemukan sebuah pisau, jeriken bensin, dan pemantik api. Jaminan Peden ditetapkan sebesar 10.000 dolar AS dalam sidang dengar pendapat pada 2 Juli. Ia membayar jaminan tersebut dan dibebaskan pada 7 Juli. Ia dijadwalkan untuk hadir di pengadilan pada 13 Juli dan 31 Agustus.

Artikel Terkait

A 53-year-old New York man faces felony charges after allegedly dousing a woman and two children with gasoline and attempting to ignite them during a dispute in Dryden.

Dilaporkan oleh AI

A 21-year-old man in Indianapolis is accused of shooting two friends while playing with a gun at a home on the city's west side.

Crystal Foster, 47, faces multiple charges after allegedly firing a gun and setting curtains ablaze inside a home in Wayne Township, Ohio. Authorities say the events occurred during a prolonged argument on Monday afternoon.

Dilaporkan oleh AI

Joshua Warren Campbell faces battery charges after allegedly using a blowtorch to burn a co-worker's back at Metal Man Recycling in Trumann, Arkansas. The incident stemmed from a $100 debt related to a moped, according to a police affidavit. Campbell was released on $10,000 bond following his arrest.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak