Seorang wanita Las Vegas mengaku bersalah atas kematian temannya akibat penembakan

Seorang wanita berusia 20 tahun asal Las Vegas telah mengaku bersalah atas tuduhan pembunuhan tanpa kesengajaan dan penculikan setelah mengakui dirinya menembak seorang teman pria saat sesi pemotretan dengan senjata api.

Allysandra Blea menyampaikan pengakuannya pada hari Selasa sehubungan dengan kematian Mark Gaughan yang berusia 23 tahun pada Agustus 2025. Catatan pengadilan menunjukkan bahwa ia memberi tahu seorang saksi bahwa ia merasa jijik setelah mengetahui Gaughan menyebutnya sebagai pacarnya. Penembakan itu terjadi sekitar pukul 04.47 pada tanggal 23 Agustus di blok 1000 Nassau Drive. Gaughan sedang mengambil foto Polaroid Blea, yang sedang berpose dengan senjata api sambil mengenakan kostum Halloween. Blea awalnya memberi tahu operator 911 bahwa penembakan itu tidak disengaja. Blea sebelumnya menghadapi dakwaan pembunuhan sebelum menerima kesepakatan pengakuan bersalah. Jaksa mencatat ketertarikannya pada senjata api serta unggahan daring yang memperlihatkan dirinya berpose dengan senjata. Ia dijadwalkan akan menjalani vonis hukuman pada 29 Juli.

Artikel Terkait

A 33-year-old man faces a murder charge after allegedly shooting his ex-girlfriend in her Las Vegas apartment moments after she called 911 to report him threatening her with a gun. Police responded to the domestic disturbance and found the victim dead from multiple gunshot wounds. The suspect was later arrested without incident.

Dilaporkan oleh AI

A 20-year-old woman has been charged with third-degree murder after fatally shooting a friend while handling a stolen gun in her Pennsylvania bedroom.

Clifford Long, a 37-year-old man from Florida, faces first-degree murder charges for killing 3-year-old Bles'Syn Lightner and attempting to murder her grandparents during a home shooting in Melbourne. Police responded to the incident on August 29 at a residence on the 900 block of Poplar Lane. The male victim identified Long as the shooter, describing him as a tall, thin, light-skinned Black male with a head shaped like a football.

Dilaporkan oleh AI

Boris Lainez-Rosales admitted to beating his pregnant girlfriend to death with a baseball bat and staging the scene to look like an accident. The 28-year-old from Pleasantville entered the plea last week in connection with the December 2024 killing of Leslianette Quintana-Betancourt.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak