Boris Lainez-Rosales mengakui telah memukuli pacarnya yang sedang hamil hingga tewas menggunakan tongkat bisbol dan merekayasa tempat kejadian perkara agar terlihat seperti kecelakaan. Pria berusia 28 tahun asal Pleasantville tersebut menyampaikan pengakuannya pekan lalu sehubungan dengan pembunuhan Leslianette Quintana-Betancourt pada Desember 2024.
Lainez-Rosales mengaku bersalah atas satu dakwaan pembunuhan tingkat pertama. Jaksa menyatakan bahwa ia menyerang korban berusia 25 tahun tersebut dengan tongkat bisbol di rumah mereka pada 2 Desember 2024, yang menyebabkan kematian korban dan bayi yang dikandungnya. Ia kemudian berupaya membersihkan bukti dan mengeklaim bahwa korban terjatuh dari tangga.