Pria Pennsylvania dijatuhi hukuman seumur hidup karena membunuh kekasihnya yang hamil

Isaac Smith dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat atas pembunuhan Karli Short dan bayinya yang belum lahir pada tahun 2021 di McKeesport, Pennsylvania. Pria berusia 30 tahun itu dinyatakan bersalah atas dua dakwaan pembunuhan tingkat pertama.

Smith membunuh Short pada 13 September 2021, setelah memancingnya keluar dari rumahnya di Furnace Alley. Korban ditembak di bagian kepala. Short saat itu sedang hamil lima bulan dan baru saja mengirim pesan kepada Smith mengenai rencana pesta pengungkapan jenis kelamin bayi. Jaksa mengatakan Smith bertindak demikian untuk menyembunyikan hubungan tersebut dari pacar barunya. Dia menyerahkan diri beberapa jam kemudian dan memberikan wawancara selama tiga jam kepada polisi. Tes DNA kemudian menunjukkan bahwa dia bukan ayah dari bayi tersebut. Saat pembacaan vonis, ayah Short, Brandon Short, mengatakan kepada pengadilan bahwa bayi yang belum lahir itu tidak dibunuh oleh ayahnya, melainkan oleh seorang pengecut pembunuh. Bibi korban menggambarkan hilangnya kebahagiaan keponakannya yang akan menjadi seorang ibu.

Artikel Terkait

Seorang pria berusia 20 tahun asal Pennsylvania dijatuhi hukuman 22 hingga 44 tahun penjara pada Kamis atas pembunuhan tingkat tiga terhadap pacarnya yang sedang hamil.

Dilaporkan oleh AI

Seorang pria asal Pennsylvania menerima hukuman penjara pekan lalu karena membantu kekasihnya membunuh putrinya yang berusia 18 bulan pada tahun 2021. Maurice Davis, 34 tahun, divonis 24,5 hingga 50 tahun penjara setelah menyatakan tidak menyanggah atas dakwaan terkait. Anak tersebut, Li'Aziah Thomas, meninggal akibat trauma benda tumpul.

Seorang pria asal Bethlehem dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat setelah mengaku bersalah atas pembunuhan tingkat pertama terhadap istrinya. James Christopher Frank, 58 tahun, mengaku menggorok leher Deborah Glaser dan menikam dadanya beberapa kali pada Maret 2025.

Dilaporkan oleh AI

Trevor Weigel, 25, dijatuhi hukuman seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat ditambah 5 hingga 20 tahun penjara atas pembunuhan tingkat pertama terhadap mantan kekasihnya yang berusia 19 tahun, Jaden Battista. Vonis tersebut dijatuhkan menyusul putusan bersalahnya pada Januari lalu atas dakwaan termasuk perampokan dan percobaan penculikan. Serangan itu terjadi pada 16 Februari 2024, di Lower Makefield Township, Pennsylvania.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak