Linus Torvalds, pencipta kernel Linux, dengan keras mengkritik diskusi tentang konten buatan AI dalam dokumentasi kernel. Ia menyebut pembicaraan tentang 'AI slop' tidak berguna dan bodoh. Komentar tersebut menyoroti ketegangan berkelanjutan seputar AI dalam pengembangan open source.
Linus Torvalds, terkenal karena mengembangkan kernel Linux, telah terlibat dalam perdebatan tentang peran kecerdasan buatan dalam dokumentasi perangkat lunak. Dalam komentar terbaru terkait pembaruan kernel Linux, Torvalds menyatakan frustrasi terhadap perdebatan seputar materi buatan AI. > Tidak ada sama sekali gunanya membicarakan AI slop. Itu hanya bodoh belaka. Pernyataan tegas ini menggarisbawahi pandangan Torvalds bahwa percakapan semacam itu mengalihkan perhatian dari prioritas pengembangan inti. Perdebatan AI telah meresap ke berbagai komunitas teknologi, termasuk proyek open source seperti Linux, di mana kualitas dokumentasi tetap krusial bagi pemelihara dan pengguna. Intervensi Torvalds datang di tengah diskusi yang lebih luas tentang bagaimana alat AI dapat membantu atau mempersulit proses kode dan dokumentasi. Sementara pendukung melihat AI sebagai peningkat produktivitas, kritikus khawatir tentang akurasi dan orisinalitas. Penolakan Torvalds menunjukkan preferensi terhadap ketelitian yang didorong manusia dalam ekosistem Linux. Komentar tersebut disorot dalam liputan PC Gamer, yang menekankan bahwa bahkan di bidang di mana relevansi AI tampak minimal, topik tersebut tetap ada. Diterbitkan pada 9 Januari 2026, insiden ini mencerminkan sifat tak terelakkan dari wacana AI dalam teknologi.