LLVM menerapkan kebijakan AI yang mengharuskan pengawasan manusia

Proyek open-source LLVM telah memperkenalkan kebijakan baru yang mengizinkan kode yang dihasilkan AI dalam kontribusi, asalkan ditinjau dan dipahami oleh manusia. Pendekatan 'human in the loop' ini memastikan akuntabilitas sambil mengatasi kekhawatiran komunitas tentang transparansi. Kebijakan ini, yang dikembangkan dengan masukan dari kontributor, menyeimbangkan inovasi dengan keandalan dalam pengembangan perangkat lunak.

LLVM, kumpulan komponen compiler dan toolchain mendasar yang digunakan dalam proyek seperti Clang, Rust, Swift, dan kernel Linux, telah mengadopsi kebijakan tentang penggunaan alat AI dalam kontribusi. Diterbitkan pada 22 Januari 2026, pedoman ini mengizinkan pengembang menggunakan alat AI apa pun tetapi menekankan akuntabilitas penuh atas pekerjaan yang diajukan. Di bawah kebijakan tersebut, kontributor harus mengungkapkan alat AI yang digunakan, baik dalam deskripsi pull request, pesan commit, atau detail kepenulisan. Mereka diwajibkan meninjau dan memahami pengajuan mereka, dengan yakin membenarkannya selama review dan memastikan layak mendapat perhatian maintainer. Aturan tersebut menjelaskan bahwa pelanggaran akan ditangani sesuai proses komunitas yang ada. Proses pengembangan melibatkan keterlibatan komunitas yang luas. Seorang anggota LLVM menyoroti ketidaksesuaian antara penanganan AI proyek, kode etik, dan praktik aktual, merujuk pada pull request terkenal yang dibahas di Hacker News di mana penggunaan AI diakui setelah pengajuan tetapi tidak diungkapkan awalnya. Maintainer LLVM Reid Kleckner memimpin upaya tersebut. Draf awalnya, terinspirasi dari kebijakan AI Fedora, mengusulkan pembatasan seperti membatasi pendatang baru hingga 150 baris kode non-tes. Setelah umpan balik dari pertemuan dan forum komunitas, versi akhir beralih ke persyaratan yang lebih eksplisit, fokus pada kesiapan review dan kemampuan menjawab pertanyaan daripada klausul kepemilikan yang samar. Kebijakan Penggunaan Alat AI yang diperbarui kini tersedia di situs dokumentasi LLVM, termasuk contoh pekerjaan bantuan AI yang dapat diterima dan pedoman pelanggaran. Langkah ini menyelaraskan LLVM dengan inisiatif open-source lainnya yang beradaptasi dengan peran AI yang semakin besar dalam pengembangan.

Artikel Terkait

Tech leaders announcing Linux Foundation's AI-powered cybersecurity initiative for open source software with major partners.
Gambar dihasilkan oleh AI

Linux Foundation announces AI security initiative with tech partners

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

The Linux Foundation has launched a new initiative using Anthropic's Claude Mythos preview for defensive cybersecurity in open source software. Partners include AWS, Apple, Broadcom, Cisco, CrowdStrike, Google, JPMorgan, Microsoft, NVIDIA, and Palo Alto Networks. The effort aims to secure critical software amid the rise of AI for open source maintainers.

The Linux kernel project has officially documented its policy on AI-assisted code contributions with the release of Linux 7.0. The guidelines require human accountability, disclosure of AI tool use, and a new 'Assisted-by' tag for patches involving AI. Sasha Levin formalized the consensus reached at the 2025 Maintainers Summit.

Dilaporkan oleh AI

A surge in AI written code submissions is overwhelming volunteers who maintain open source software, leading some to quit the field entirely.

The Linux 7.1 kernel now includes new documentation that defines security bugs more clearly. It also sets guidelines for handling reports generated with artificial intelligence tools.

Dilaporkan oleh AI

South Africa's Communications Minister Solly Malatsi has withdrawn the draft National Artificial Intelligence Policy following revelations of fictitious sources in its references, likely generated by AI tools. The errors impacted three of the policy's six pillars, leading to internal probes and commitments to accountability. Malatsi described the lapse as a key reason for needing stronger human oversight in AI use.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak