William Braddy dijatuhi hukuman sekitar delapan tahun penjara setelah mengaku bersalah atas tindak pidana kematian akibat kendaraan dan kepemilikan kokain dalam kasus kematian Carolyn Robbins Hyde yang berusia 69 tahun. Kecelakaan itu terjadi pada 8 Mei 2024, ketika Braddy, yang mengemudi di bawah pengaruh obat-obatan di Highway 258 di Edgecombe County, North Carolina, melenceng ke jalur lain dan menabrak Hyde. Ia mendapatkan pengurangan masa tahanan selama 700 hari yang telah dijalani, dengan ancaman hukuman maksimal 11 tahun.
Braddy hadir di pengadilan Edgecombe County minggu ini, di mana anggota keluarga Hyde menghadiri pembacaan vonis. Pihak berwenang menyatakan bahwa Braddy melintasi garis tengah jalan saat dalam kondisi terpengaruh zat, yang menyebabkan tabrakan fatal yang menewaskan Hyde, yang bekerja paruh waktu di perpustakaan setempat. Catatan pengadilan mengonfirmasi bahwa kesepakatan pengakuan bersalah menghasilkan masa hukuman delapan tahun. |n|nPutra Hyde, Rick Hutchinson, menyampaikan harapannya di luar pengadilan. |n|n> Saya hanya berharap kematian ibu saya menjadi pengorbanan terakhir untuk menjaga orang ini tetap di penjara. Jadi, semoga pengorbanannya tidak sia-sia. |n|nRiwayat mengemudi Braddy mencakup hampir 30 tahun, termasuk beberapa kasus DWI (mengemudi saat mabuk), mengemudi sembrono, dan tuduhan pelanggaran batas kecepatan, menurut WRAL. Pada September 2023, ia menabrak orang lain di jalan raya yang sama dan menghadapi tuduhan melintasi garis tengah jalan serta identitas fiktif. |n|nJaksa Wilayah Edgecombe County, Jeffrey Marsigli, menjelaskan kepada WRAL mengapa Braddy tetap bisa berada di jalan raya. Ia mencatat bahwa kasus sering kali dihentikan setelah pelanggaran diperbaiki dan tuduhan mengemudi sembrono jarang berujung pada hukuman penjara.