Manchester United incar Luis Enrique untuk peran manajer permanen

Manchester United telah mengidentifikasi Luis Enrique sebagai kandidat utama untuk posisi manajer permanen musim panas ini. Pria berusia 55 tahun, yang saat ini di Paris Saint-Germain, dikagumi atas kesuksesannya di lingkungan tekanan tinggi dan rekor juara trofinya. Klub sedang di bawah pelatih sementara Michael Carrick setelah pemecatan Ruben Amorim.

Pencarian Manchester United untuk pelatih kepala permanen semakin kencang dengan laporan yang menghubungkan Luis Enrique dengan peran tersebut. Menurut The Mirror, Red Devils memandang orang Spanyol itu sebagai salah satu target utama menjelang musim 2026-27. Enrique, yang pernah melatih Barcelona, Spanyol, dan kini PSG, memiliki rekam jejak sukses yang terbukti, dengan sembilan trofi besar di Barcelona—termasuk Liga Champions 2015—dan 10 kehormatan di PSG. Khususnya, ia membawa PSG meraih kejayaan Liga Champions musim lalu dengan kemenangan 5-0 atas Inter Milan di final, yang memberinya penghargaan Pelatih Klub Terbaik Dunia untuk kedua kalinya, setelah kemenangan 2014/15 di Barcelona. Klub berpisah dengan Ruben Amorim awal bulan ini, menunjuk mantan gelandang Michael Carrick sebagai manajer sementara hingga akhir musim ini. Pengaturan ini memberi hierarki United waktu untuk proses perekrutan menyeluruh. Kontrak Enrique dengan PSG berlangsung hingga akhir kampanye 2026-27, memasuki tahun terakhirnya pada Juni tanpa kesepakatan baru. Meskipun spekulasi tentang kepergian musim panas terus berlanjut, Enrique membantah adanya kepergian segera, dan direktur olahraga PSG Luis Campos telah menepis rumor tersebut. Pemilik United mencari pemimpin yang mampu menangani tekanan besar di Old Trafford, di mana tim saat ini berada di peringkat ketujuh Premier League, tiga poin dari empat besar dan potensi kualifikasi Liga Champions. Kandidat lain yang dipertimbangkan termasuk Thomas Tuchel, Mauricio Pochettino, dan Carlo Ancelotti, tetapi pengalaman Enrique di kompetisi Eropa menonjol. Para ahli perekrutan menekankan perlunya mentalitas dan kepemimpinan untuk membangun ulang skuad di tengah ekspektasi tinggi.

Artikel Terkait

Enrique Riquelme announcing Jürgen Klopp as Real Madrid coach at press conference
Gambar dihasilkan oleh AI

Riquelme names Jürgen Klopp as Real Madrid coach if he wins elections

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Enrique Riquelme, candidate for Real Madrid president, has announced that if he wins Sunday's elections he will start negotiations with Jürgen Klopp to become the team's coach.

Pelatih kepala sementara Manchester United, Michael Carrick, menyatakan ketidakpastian mengenai masa depannya dalam jangka panjang di klub tersebut. Ia menyatakan bahwa kejelasan akan datang pada waktunya dan ia tidak memaksakan tenggat waktu. Carrick telah membawa United meraih hasil yang kuat sejak mengambil alih posisi tersebut pada bulan Januari.

Dilaporkan oleh AI

Manajer interim Manchester United Michael Carrick mengatakan bahwa ia merasa santai mengenai masa depannya di klub, meskipun ia mengakui bahwa kejelasan adalah hal yang penting. Ia berbicara menjelang pertandingan hari Sabtu melawan Sunderland.

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, akan berbicara dengan ketua klub, Khaldoon Al Mubarak, sebelum memutuskan masa depannya di klub tersebut. Hal ini menyusul berakhirnya harapan gelar juara Premier League bagi timnya setelah hasil imbang 1-1 melawan Bournemouth, yang menambah komentar sebelumnya yang ia sampaikan pada Desember 2025 mengenai kemungkinan meninggalkan klub suatu saat nanti.

Dilaporkan oleh AI

Crystal Palace telah menunjuk Pierre Sage sebagai pelatih kepala baru mereka dengan kontrak berdurasi tiga tahun. Pria berusia 47 tahun asal Prancis tersebut menggantikan Oliver Glasner, yang memilih untuk tidak memperpanjang kontraknya pada akhir musim.

Ousmane Dembélé was substituted in the 28th minute during the derby against Paris FC on Sunday. The Ballon d’Or may be suffering from a contracture, according to reports. Luis Enrique remains cautious two weeks before the Champions League final against Arsenal.

Dilaporkan oleh AI

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, dikabarkan akan meninggalkan klub tersebut setelah 10 tahun, menurut berbagai laporan. Waktu pengumuman ini mengejutkan pengamat sepak bola Gary Neville.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak