Inflasi Maret 2026 diprediksi turun ke kisaran 3,5 persen

CORE Indonesia memproyeksikan inflasi Maret 2026 berada di level 3,5-3,6 persen secara tahunan, lebih rendah dari Februari sebesar 4,76 persen. Proyeksi ini dipengaruhi efek basis rendah tarif listrik, meski tekanan dari Lebaran dan harga BBM non-subsidi berpotensi mendorong inflasi bulanan. Data resmi BPS dirilis pada 1 April 2026.

Jakarta – Pelaku pasar menanti rilis data inflasi Maret 2026 dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada Rabu, 1 April 2026. Direktur Eksekutif CORE Indonesia, Mohammad Faisal, memperkirakan inflasi bulanan mencapai 0,6 persen (mtm) dan tahunan 3,5-3,6 persen (yoy).

Penurunan inflasi tahunan ini disebabkan efek basis rendah akibat kebijakan diskon tarif listrik awal 2025 yang habis pada Februari. "Setelah (periode) diskonnya habis pada bulan Februari, maka Maret ada lonjakan inflasi secara month to month," ujar Faisal.

Meski demikian, tekanan bulanan muncul dari musim Lebaran, kenaikan harga pangan, dan biaya transportasi mudik, serta harga BBM non-subsidi. "Terutama kalau di Lebaran itu juga harga pangan, komponen harga pangan itu yang mengalami kenaikan, selain itu juga (biaya) transportasi yang naik karena ada musim mudik," tambahnya.

Faisal mendukung keputusan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi maupun non-subsidi. Langkah ini dinilai penting mengurangi dampak Perang AS-Israel dan Iran terhadap kelompok miskin serta kelas menengah bawah, dengan menjaga daya beli dan alokasi bantuan sosial.

Artikel Terkait

Trading floor in Jakarta celebrates Rupiah strengthening to Rp16,762/USD amid BPS trade surplus data.
Gambar dihasilkan oleh AI

Rupiah menguat setelah laporan BPS soal surplus perdagangan 2025

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat pada pembukaan perdagangan Selasa pagi, 3 Februari 2026, menjadi sekitar Rp16.762 per dolar AS, naik 36 poin atau 0,21 persen dari hari sebelumnya. Penguatan ini dipengaruhi rilis data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat surplus neraca perdagangan Indonesia sepanjang 2025 mencapai US$41,05 miliar. Selain itu, inflasi bulanan Januari 2026 tercatat deflasi 0,15 persen, meski secara tahunan mencapai 3,55 persen.

The Central Bank of Egypt has outlined factors behind moderated inflation in January 2026, with annual urban headline inflation falling to 11.9% from 12.3% in December 2025, driven mainly by non-food inflation dropping to 18.6%, its lowest since October 2023. Food inflation rose temporarily to 1.9% from 1.5%. Nationwide headline inflation eased slightly to 10.1% from 10.3%.

Dilaporkan oleh AI

Egypt's annual urban headline inflation eased to 12.3% in November 2025 from 12.5% in October, the Central Bank of Egypt (CBE) confirmed, aligning with prior CAPMAS data. Food inflation slowed sharply to 0.7% from 1.5%, non-food to 20.2% from 20.4%, while monthly headline inflation fell to 0.3% from 1.8%.

Inflation in the Philippines rose to 2.0% in January 2026, marking the second consecutive month of rising prices for goods, according to the Philippine Statistics Authority on February 5. This was up from 1.8% in December 2025. The increase stemmed from higher inflation in housing, water, electricity, gas, and other fuels.

Dilaporkan oleh AI

Consultancy firm Empiria reported that in February 2026, the poorest 10% of households faced 3.3% inflation, compared to 2.9% for the richest 10%. The gap stems from the heavier weight of food and housing in low-income baskets. INDEC confirmed a general monthly inflation rate of 2.9%.

Tokyo's core consumer price index rose 1.8% in February, falling below the Bank of Japan's 2% target for the first time since October 2024. Prime Minister Sanae Takaichi's utility subsidies curbed household energy costs, posing a communication challenge for the central bank's planned interest rate hikes. The figure exceeded economists' median forecast of 1.7%.

Dilaporkan oleh AI

Harga minyak mentah dunia telah menembus level 115 dolar AS per barel, dipicu oleh eskalasi perang antara Iran dan AS-Israel serta ancaman dari kelompok Houthi. Ekonom memperingatkan risiko fiskal bagi Indonesia, termasuk pelemahan rupiah ke Rp17.002 per dolar AS dan potensi defisit APBN. Pertamina membantah rumor kenaikan harga BBM nonsubsidi per 1 April 2026.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak