Alasan medis tidur tanpa celana dalam bagi wanita

Tidur tanpa celana dalam direkomendasikan untuk menjaga kesehatan organ intim wanita. Menurut perawat Hailey Pucket, kebiasaan ini membantu keseimbangan pH vagina dan mencegah iritasi. Praktik sederhana ini memungkinkan area intim bernapas saat malam hari.

Tidur tanpa celana dalam mungkin terdengar tabu, tetapi memiliki manfaat medis bagi kesehatan organ intim wanita. Perawat spesialis kesehatan wanita dari Tennessee, Hailey Pucket, yang juga konten kreator, menjelaskan hal ini melalui unggahannya di Instagram. Ia menekankan bahwa kebiasaan tidur memengaruhi kesehatan area kewanitaan.

Hailey menyarankan wanita menghindari celana dalam saat tidur karena dapat membuat area intim lembap dan mengganggu keseimbangan pH vagina. Akibatnya, produksi cairan vagina bisa meningkat. "Ada banyak alasan kenapa aku menyarankan ini, tapi yang utama karena saat kamu tidur, itu waktu bagi area vagina untuk ‘reset’,” kata Hailey, dikutip dari Hindustan Times pada Kamis, 13 November 2025.

Lebih lanjut, Hailey menjelaskan bahwa menahan kelembapan di sekitar vagina dan vulva dengan celana dalam dapat mengganggu keseimbangan pH. "Kalau pH terus berubah, tubuh akan memproduksi lebih banyak cairan untuk menyeimbangkannya lagi. Banyak yang salah paham, mengira karena keputihan jadi harus pakai celana dalam. Padahal sebaliknya jangan pakai," tambahnya.

Bagi yang merasa tidak nyaman tidur telanjang dari pinggang ke bawah, Hailey menyarankan mengenakan pakaian tidur longgar seperti celana pendek model boxer untuk menjaga sirkulasi udara. Hindari pakaian ketat yang menyerupai celana dalam. Kebiasaan ini, menurut Hailey, bisa membawa perubahan besar bagi wanita yang sering mengalami keputihan atau masalah kesehatan vagina lainnya.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak