Kementerian Lingkungan Hidup menargetkan penyelesaian persoalan sampah di Sumatera Barat paling lambat akhir 2027. Rapat koordinasi di Padang Pariaman membahas penyusunan peta jalan penanganan sampah.
Menteri Lingkungan Hidup Mohamad Jumhur Hidayat menyatakan target tersebut dalam rapat di Padang Pariaman pada 14 Juli 2026. Ia menekankan bahwa urusan sampah harus selesai selambat-lambatnya akhir 2027.
Peta jalan mencakup pengurangan sampah dari sumber, penguatan bank sampah, optimalisasi teknologi, dan peningkatan pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir. Model kolaborasi dari Jakarta, Bali, dan Nusa Tenggara Barat akan menjadi acuan.
Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis melaporkan timbulan sampah mencapai 298,91 ton per hari. Ia menyebut keterbatasan truk dan ekskavator akibat pemotongan Transfer ke Daerah serta dampak banjir dan longsor.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyambut positif pertemuan ini untuk memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah.