Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti melaporkan rencana pembangunan sekitar 100 Sekolah Nasional Terintegrasi kepada Presiden Prabowo Subianto di Jakarta pada Kamis.
Pertemuan di Istana Merdeka membahas percepatan revitalisasi sekolah dan pembangunan sekolah unggulan nonasrama tersebut. Abdul Mu'ti menyatakan target 100 sekolah telah disiapkan dengan 36 usulan yang diseleksi, termasuk lima di balai kementerian, satu di Ibu Kota Nusantara, dan sembilan pembangunan baru.
Revitalisasi sekolah tahun 2025 tercapai 100 persen dengan memperbaiki 16.167 satuan pendidikan. Untuk 2026 pemerintah mengalokasikan Rp14 triliun untuk merevitalisasi total 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.
Menteri menambahkan program ini juga diproyeksikan menyerap sekitar 1,1 juta tenaga kerja di daerah selama tiga hingga delapan bulan. Respons masyarakat di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal dinilai positif.