KDM copot kepala UPTD Tikomdik Disdik Jabar akibat kisruh PCMB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mencopot Kepala UPTD Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Dinas Pendidikan Jabar Suhendar pada 10 Juni 2026 karena protes masyarakat terhadap pelaksanaan PCMB.

Gubernur Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM memerintahkan pencopotan setelah mendatangi Disdik Jabar dan berdialog dengan orang tua siswa. Protes mencakup akun belum terverifikasi, kendala masuk sistem, serta data yang tidak terbaca.

KDM menunjuk Kepala Bidang e-Government Diskominfo Jabar Mark Aditya sebagai Pelaksana Harian Kepala UPTD Tikomdik. Ia menegaskan seluruh aplikasi Pemprov Jabar harus dibangun Diskominfo.

KDM memastikan SPMB 2026 akan dibuka 15 Juni 2026 dan dipimpin pejabat yang memahami urusan IT. PCMB berfungsi sebagai pemetaan awal calon siswa sebelum pendaftaran resmi.

Artikel Terkait

Illustration of Perry Warjiyo's resignation as Bank Indonesia governor, showing the formal handover to Destry Damayanti as acting governor.
Gambar dihasilkan oleh AI

Perry Warjiyo Resigns as Bank Indonesia Governor

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Perry Warjiyo voluntarily resigned as governor of Bank Indonesia on July 25, 2026 for personal reasons. Destry Damayanti was appointed acting governor of BI.

The new student admission system for senior high schools at Sekolah Maung in West Java officially started on May 18 2026 with three registration pathways.

Dilaporkan oleh AI

The Ministry of Communication and Digital Affairs joined eight Jakarta schools to declare support for PP Tunas during National Children's Day. The declaration stresses child protection in digital spaces.

The Ministry of Environment aims to resolve waste management problems in West Sumatra by the end of 2027. A coordination meeting in Padang Pariaman discussed a regional waste handling roadmap.

Dilaporkan oleh AI

The Corruption Eradication Commission has halted its investigation into alleged corruption in the Free Nutritious Meals program. The move follows the Attorney General's Office naming five suspects, including former National Nutrition Agency officials.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak