Home Minister Tito Karnavian urging integrity at a podium after a regent's arrest.
Home Minister Tito Karnavian urging integrity at a podium after a regent's arrest.
Gambar dihasilkan oleh AI

Mendagri Tito ingatkan kepala daerah jaga integritas usai OTT Bupati Lombok Barat

Gambar dihasilkan oleh AI

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan prihatin atas operasi tangkap tangan KPK terhadap Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini pada Senin.

Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini beserta 18 orang lainnya dalam operasi tangkap tangan pada Senin pagi, 20 Juli 2026. Operasi tersebut merupakan yang ke-17 dilakukan KPK sepanjang tahun ini.

KPK menyita uang tunai ratusan juta rupiah dan dokumen terkait dugaan penerimaan proyek di Kabupaten Lombok Barat. Bupati Lalu Ahmad Zaini tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 21.59 WIB untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan pemerintah telah memberikan pembekalan dan sistem keuangan transparan kepada kepala daerah. Ia berharap para kepala daerah melakukan introspeksi diri agar tidak melakukan tindak pidana korupsi.

KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menetapkan status hukum para tersangka sesuai KUHAP. Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan operasi tersebut.

Artikel Terkait

KPK officers arresting Sukoharjo Regent Etik Suryani in a sting operation.
Gambar dihasilkan oleh AI

KPK catches Sukoharjo Regent Etik Suryani in sting operation

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

The Corruption Eradication Commission caught Sukoharjo Regent Etik Suryani and four others in a sting operation in the Soloraya area of Central Java on Friday.

The Corruption Eradication Commission detained 10 people in a sting operation in Kuantan Singingi, Riau, on 29 June 2026. Bupati Suhardiman Amby and Sekda Zulkarnaen later surrendered at the KPK building on 30 June.

Dilaporkan oleh AI

The Corruption Eradication Commission named Kuantan Singingi Regent Suhardiman Amby, Regional Secretary Zulkarnain and Ardiles as suspects in an alleged bribery case involving the sale of positions.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak