Travis Lester dijatuhi hukuman penjara 11 tahun setelah mengaku bersalah atas penusukan kedua orang tuanya di rumah mereka di Champlin September lalu.
Lester, 40 tahun, mengajukan pengakuan bersalah atas percobaan pembunuhan tingkat dua pada bulan April. Pada tanggal 8 Mei, ia dijatuhi hukuman 11 tahun penjara dengan pengurangan masa tahanan selama 245 hari. Serangan tersebut terjadi pada malam hari tanggal 5 September 2025, ketika polisi merespons panggilan 911 dari kediaman keluarga tersebut. Ayah Lester memberi tahu petugas bahwa putranya telah menusuk dirinya dan istrinya saat berada dalam kondisi mengamuk akibat narkoba. Kedua orang tuanya menderita beberapa luka tusuk namun selamat setelah dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis. Lester kemudian mengaku bahwa ia telah memikirkan serangan itu selama satu atau dua hari dan mengatakan bahwa ia sebenarnya tidak ingin melakukannya. Petugas menemukan pisau dapur dan sabu-sabu di dalam mobilnya saat mereka menghentikannya tak lama setelah kejadian.