Halaman web Netflix untuk film tahun 1939 "Gone with the Wind" beredar luas secara daring setelah pengguna menyadari adanya deskripsi yang menyebut film tersebut "dikenal karena rasisme" dan mendorong penonton untuk mencari "Black Lives Matter." Judul film tersebut tampaknya tidak tersedia untuk ditonton di Netflix di Amerika Serikat.
Halaman arahan publik Netflix untuk "Gone with the Wind" mencantumkan deskripsi singkat yang berbunyi: "Sebuah epik Perang Saudara Amerika tahun 1939 yang dikenal karena rasisme. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang kehidupan warga kulit hitam di Amerika, cari ‘Black Lives Matter.’”
Tangkapan layar deskripsi tersebut tersebar di media sosial minggu ini. Elon Musk menanggapi salah satu unggahan mengenai pemilihan kata tersebut dengan menulis: “Perlu diubah.”
Film ini diadaptasi dari novel karya Margaret Mitchell tahun 1936 dengan judul yang sama. Film ini memenangkan banyak Academy Awards, termasuk Film Terbaik, dan Hattie McDaniel menjadi penampil kulit hitam pertama yang memenangkan Academy Award atas perannya sebagai Mammy.
Perdebatan baru ini mencerminkan kontroversi sebelumnya mengenai bagaimana film-film klasik dengan stereotip rasis disajikan pada platform modern. Pada Juni 2020, HBO Max sempat menghapus "Gone with the Wind" untuk sementara dan menyatakan bahwa film tersebut akan kembali dengan tambahan konteks mengenai penggambaran rasis dalam film; kemudian film tersebut dikembalikan dengan pengantar yang memberikan kerangka sejarah.
Secara terpisah, pada tahun 2023, penerbit Pan Macmillan menambahkan catatan pengantar pada beberapa edisi novel Mitchell yang memperingatkan pembaca tentang materi rasis dan stereotip, sembari menyatakan bahwa teks aslinya tetap tidak berubah.