NingNing dari aespa ungkap berat badan di game live stream

Pada 17 Januari 2026, anggota aespa NingNing membagikan berat badannya saat ini sebesar 41 kilogram selama live stream dengan penggemar. Pengungkapan itu terjadi di tengah permainan tebak-tebakan dengan staf, memicu diskusi online tentang citra tubuh di K-pop. Penggemar menyatakan kekhawatiran atas tubuh rampingnya, mengingat tinggi badannya 164 sentimeter.

Kejadian itu berlangsung pada 17 Januari 2026, ketika NingNing, vokalis asal Tiongkok dari grup K-pop aespa, ikut dalam live stream dengan penggemar. Selama permainan tebak-tebakan interaktif bersama anggota staf, ia mengungkap berat badannya setelah obrolan santai. Awalnya, NingNing bercanda bahwa beratnya 50 kilogram, kemudian dinaikkan menjadi 55 kilogram. Saat seorang staf menebak 44 kilogram, ia menandakan lebih rendah. Tebakan sementara 40 kilogram membuatnya memberi isyarat jauh lebih tinggi, yang mengarah pada konfirmasinya 41 kilogram, setara sekitar 90 pon. Dengan tinggi sekitar 164 sentimeter, atau sekitar 5 kaki 4 inci, berat NingNing menempatkannya dalam kategori sangat ramping untuk tingginya. Pengungkapan ini segera menimbulkan kegemparan di platform media sosial, di mana banyak penggemar menyuarakan kekhawatiran tentang kesehatan dan penampilannya. Insiden ini menyoroti sensitivitas berkelanjutan di industri K-pop, di mana para penyanyi sering menghadapi pengawasan ketat terhadap citra tubuh dan penampilan fisik. Tidak ada detail lebih lanjut tentang platform live stream atau konteks tambahan yang diberikan dalam laporan, tetapi pertukaran itu menggarisbawahi interaksi pribadi yang dijaga idola dengan audiens mereka. Diskusi menekankan sifat kontroversial topik tersebut, dengan perhatian pada tekanan yang dihadapi seniman.

Artikel Terkait

aespa members in studio, excitedly posing with new album mockup for May comeback announcement.
Gambar dihasilkan oleh AI

aespa bersiap comeback Mei dengan album baru

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Grup K-pop aespa sedang mempersiapkan comeback pada Mei dengan album baru, yang menandai rilis pertama mereka dalam sembilan bulan. Pengumuman ini mengikuti laporan dari media dan konfirmasi dari SM Entertainment. Penggemar mengantisipasi hit lain, mengingat sejarah rilis Mei yang sukses dari grup tersebut.

Kim Chaewon, anggota girl group Korea Selatan TripleS, tampak jauh lebih kurus dari biasanya selama penampilan baru-baru ini di Taipei, memicu kekhawatiran penggemar tentang kesehatannya. Video gadis berusia 18 tahun menari di panggung beredar di media sosial, memicu komentar yang menyatakan keterkejutan atas tulang-tulangnya yang terlihat jelas. Insiden ini menyoroti tekanan berkelanjutan dalam industri K-pop terhadap performer muda.

Dilaporkan oleh AI

Glamour K-pop menyembunyikan sisi gelap diet ekstrem yang didorong oleh ekspektasi kecantikan yang intens. Idol seperti IU dan Momo dari TWICE berbagi cerita tentang diet crash yang menyebabkan penurunan berat badan cepat tetapi menimbulkan risiko kesehatan serius. Meskipun banyak yang kini menentang praktik tersebut, penggemar muda terus terpengaruh oleh tren ini.

China's major streaming platform Tencent Music has named Yuqi of K-pop group i-dle as Woman of the Year in Music for 2026. The award recognizes her commercial influence and artistic output across the platform and the Chinese music market throughout 2025. It arrives as i-dle continues a record-breaking international tour.

Dilaporkan oleh AI

Rapper Ice Spice menanggapi rumor tentang transformasi tubuhnya, bersikeras bahwa itu berasal dari depresi bukan obat penurun berat badan Ozempic. Dia membagikannya dalam pertukaran media sosial baru-baru ini, menandai penyebutan publik pertamanya tentang perjuangan kesehatan mental. Sebelumnya, dia mengaitkan perubahan fisiknya dengan latihan gym dan jadwal tur.

A Hong Kong government report shows about 94% of students do not get enough daily exercise, with 17.5% overweight. It also flags low fruit and vegetable intake, poor vision health and excessive recreational screen time among students.

Dilaporkan oleh AI

Indeks massa tubuh (BMI) banyak digunakan untuk menilai kesehatan, tetapi memiliki kekurangan signifikan untuk mengevaluasi individu. Awalnya dikembangkan untuk studi populasi, BMI gagal membedakan antara otot, tulang, dan lemak, yang berpotensi salah mengklasifikasikan orang yang bugar sebagai kelebihan berat badan. Para ahli merekomendasikan metrik alternatif yang lebih baik mempertimbangkan distribusi lemak dan risiko kesehatan secara keseluruhan.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak