Nvidia merekrut insinyur Linux untuk meningkatkan dukungan Vulkan dan Proton

Nvidia telah memposting dua lowongan pekerjaan untuk insinyur senior Linux yang bertujuan meningkatkan driver GPU-nya, khususnya untuk teknologi Vulkan dan Proton. Peran-peran ini fokus pada peningkatan performa gaming Linux, di mana AMD saat ini memimpin. Langkah ini datang saat Linux semakin populer di kalangan gamer menjelang berakhirnya dukungan Windows 10.

Nvidia sedang memperluas tim pengembangan Linux-nya dengan dua posisi senior baru di markas besar Santa Clara. Peran pertama, Insinyur Perangkat Lunak Sistem Senior, menargetkan optimalisasi performa Vulkan. Tanggung jawab mencakup mendiagnosis bottleneck GPU dan CPU pada judul Vulkan dan Proton serta mengembangkan driver yang memimpin industri dalam kualitas dan performa. Persyaratan untuk posisi ini mencakup gelar sarjana atau lebih tinggi di ilmu komputer atau teknik, atau pengalaman setara, ditambah lima tahun atau lebih di perangkat lunak grafis, pemrograman sistem, atau bidang terkait. Kandidat perlu memahami dasar grafis, sistem operasi, dan arsitektur komputer. Dibutuhkan kemahiran di Vulkan, OpenGL, atau DirectX, bersama dengan keterampilan pemrograman C dan C++ yang kuat serta pengalaman pengembangan kode yang dioptimalkan. Lowongan kedua, Insinyur Perangkat Lunak Sistem GPU Linux Senior, menekankan pengembangan fitur dan perbaikan bug pada driver Linux Nvidia, dengan preferensi pengalaman Vulkan atau OpenGL. Memerlukan gelar S1 atau S2 di teknik komputer atau ilmu komputer, atau setara, dan lima tahun atau lebih pengalaman pemrograman C. Pengetahuan arsitektur komputer, termasuk cache, bus, dan pengontrol memori, sangat penting, begitu pula pengalaman dengan driver mode kernel dan mode pengguna Linux serta alat AI untuk pengujian. Perekrutan ini mengatasi keterlambatan Nvidia di belakang AMD dalam dukungan gaming Linux. AMD menawarkan driver open-source, menjadikannya pilihan utama bagi pengguna dan gamer Linux. Driver proprietary Nvidia telah membaik tetapi masih tertinggal, terutama untuk gaming. Kebangkitan Linux di gaming berasal dari akhir dukungan Windows 10, SteamOS Valve pada Steam Deck, dan distribusi desktop seperti Bazzite dan CachyOS. Pengembang Valve mencatat tahun lalu bahwa driver Nvidia menghambat adopsi SteamOS yang lebih luas di desktop. GOG juga sedang meningkatkan dukungan Linux.

Artikel Terkait

Nvidia engineers collaborating on Linux gaming enhancements with Vulkan, Proton, and Steam Deck in a high-tech office.
Gambar dihasilkan oleh AI

Nvidia hires engineers for Linux gaming improvements

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Nvidia is recruiting specialists to enhance gaming performance on Linux systems, focusing on the Vulkan API and Valve's Proton software. The job listings highlight efforts to address performance bottlenecks amid growing adoption of devices like the Steam Deck. This move signals the company's investment in alternatives to Windows for gamers.

Intel is actively working to improve gaming experiences on Linux operating systems. The company is also scouting for new talent to support these efforts. This initiative aims to bolster Linux's capabilities in the gaming sector.

Dilaporkan oleh AI

NVIDIA has launched the 595.45.04 beta driver for Linux, introducing new Vulkan extensions and DRI3 version 1.2 support. The update includes fixes for gaming stability and improvements in power management. It also raises minimum requirements for Wayland and glibc.

Unity has revealed plans to integrate official Steam support into its game engine, aiming for better native performance on Linux devices like the Steam Deck and the upcoming Steam Machine. The announcement was made during the GDC 2026 Product Update. This move seeks to reduce reliance on Valve's Proton compatibility layer.

Dilaporkan oleh AI

NVIDIA has introduced official support for distributions compatible with Red Hat Enterprise Linux, such as AlmaLinux, in its latest CUDA release. This update, version 13.2, expands accessibility for users of these Linux variants. The announcement comes from Phoronix, a site focused on Linux hardware and benchmarks.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak